Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BPS: Masker dan Rokok Elektrik Masuk Perhitungan Inflasi 2024

BPS: Masker dan Rokok Elektrik Masuk Perhitungan Inflasi 2024

BPS: Masker dan Rokok Elektrik Masuk Perhitungan Inflasi 2024

Ini seiring dengan konsumsi yang signifikan oleh masyarakat atas berbagai komoditas tersebut.

BPS: Masker dan Rokok Elektrik Masuk Perhitungan Inflasi 2024

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan komoditas masker hingga peralatan rokok elektrik masuk dalam penghitungan inflasi 2024.

Ini seiring dengan konsumsi yang signifikan oleh masyarakat atas berbagai komoditas tersebut.

"Adanya perubahan konsumsi masyarakat menyebabkan terdapat tambahan beberapa komoditas baru pada pengukur inflasi" ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam acara Sosialisasi Hasil Survei Biaya Hidup (SBH) 2022 yang dipantau secara virtual di Jakarta.

BPS: Masker dan Rokok Elektrik Masuk Perhitungan Inflasi 2024

Penambahan komoditas baru tersebut didapat dari hasil SBH 2022 yang dilakukan untuk memutakhirkan tahun dasar penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) 2024.

BPS: Masker dan Rokok Elektrik Masuk Perhitungan Inflasi 2024

Selain masker dan peralatan rokok elektrik, Pudji menambahkan, terdapat 89 komoditas baru yang terpilih sebagai acuan penghitungan inflasi 2024, antara lain tarif Lintas Rel Terpadu (LRT) dan Moda Raya Terpadu (MRT), hand sanitizer, kamera closed circuit television (CCTV), gas bumi rumah tangga, pemanas air, receiver TV, dan cairan vape.

Sebaliknya, terdapat 77 komoditas lama yang tidak kembali terpilih sebagai komoditas baru acuan penghitungan inflasi 2024, antara lain beberapa jenis ikan segar, beberapa jenis ikan asin, lampu darurat, generator set (gen set) antena TV, pemutar Video CD (VCD) dan Digital Versatile Disk (DVD), playstation, organ atau piano, majalah, dan tabloid.

Dia mengatakan tidak terpilihnya lagi antena TV sebagai komoditas yang dihitung dalam inflasi lantaran masyarakat kini sudah beralih ke TV digital sehingga receiver TV yang menggantikan antena TV dalam komponen inflasi.

BPS: Masker dan Rokok Elektrik Masuk Perhitungan Inflasi 2024

Kemudian untuk playstation tidak terpilih kembali karena masyarakat cenderung memilih permainan daring saat ini. Begitu pula dengan majalah dan tabloid yang telah tergantikan oleh media elektronik.

BPS: Masker dan Rokok Elektrik Masuk Perhitungan Inflasi 2024

"Untuk konsumsi komoditas yang dihapus memang karena sudah tidak signifikan lagi dalam SBH 2022," ucap dia.


Dengan adanya perubahan komoditas tersebut, Pudji mengungkapkan bahwa terdapat 847 komoditas yang akan menjadi komponen indikator inflasi pada 2024, dengan 758 komoditas lama yang terpilih kembali. Jumlah tersebut meningkat dari 835 komoditas pada SBH 2018 yang merupakan acuan inflasi saat ini.

Gudang Garam Hingga Petani Tembakau Merugi Akibat Rokok Elektrik, Mendag: Mereka Tak Kena Pajak
Gudang Garam Hingga Petani Tembakau Merugi Akibat Rokok Elektrik, Mendag: Mereka Tak Kena Pajak

Hal ini tidak terlepas dari maraknya produk rokok elektrik yang tengah digandrungi masyarakat.

Baca Selengkapnya
Amankah Konsumsi Rokok Elektrik? Begini Penjelasan Pelaku Usaha
Amankah Konsumsi Rokok Elektrik? Begini Penjelasan Pelaku Usaha

Kajian ilmiah yang komprehensif dan menyeluruh perlu segera dilakukan oleh pemerintah sebagai dasar pembuatan kebijakan.

Baca Selengkapnya
Pengusaha Rokok Elektrik: UU Kesehatan Beri Kepastian untuk Investasi dan Berusaha
Pengusaha Rokok Elektrik: UU Kesehatan Beri Kepastian untuk Investasi dan Berusaha

Dengan disahkannya UU Kesehatan, Indonesia setara dengan negara lain yang juga memiliki payung hukum mengenai vape.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Tahun Ini, 71 Desa di Kaltim akan Teraliri Listrik PLN
Tahun Ini, 71 Desa di Kaltim akan Teraliri Listrik PLN

Rasio Elektrifikasi (RE) PLN di Kaltim per Agustus 2023 telah mencapai 94,95 persen dengan Rasio Elektrifikasi total mencapai 99,99 persen.

Baca Selengkapnya
Anies Soroti Kebutuhan Ekonomi: Kenapa Kalau ke Pasar Degdegan? Harganya Mahal?
Anies Soroti Kebutuhan Ekonomi: Kenapa Kalau ke Pasar Degdegan? Harganya Mahal?

"Jadi harus apa? Berubah! Kita melakukan perubahan agar kebutuhan pokok terjangkau harganya," kata Anies.

Baca Selengkapnya
Peneliti Litbang Kompas Blak-Blakan Penyebab Elektabilitas Ganjar Pranowo Terjun Bebas Jadi 15,3%
Peneliti Litbang Kompas Blak-Blakan Penyebab Elektabilitas Ganjar Pranowo Terjun Bebas Jadi 15,3%

Survei Litbang Kompas terbaru menyatakan, elektabilitas Ganjar Pranowo-Mahfud MD merosot

Baca Selengkapnya
Menghitung Konsumsi Beras Rakyat Indonesia
Menghitung Konsumsi Beras Rakyat Indonesia

Harga beras terus mengalami kenaikan sejak tahun lalu. Impor beras menjadi solusi cepat yang dipilih pemerintah.

Baca Selengkapnya
Era Elektrifikasi, Brock Tawarkan Produk Perawatan Mobil Listrik di GIIAS 2023
Era Elektrifikasi, Brock Tawarkan Produk Perawatan Mobil Listrik di GIIAS 2023

PT Autochem Industry rilis produk baru cairan radiator kendaraan di GIIAS 2023, bersama produk perawatan Brock.

Baca Selengkapnya
Dampak Kemarau Panjang Mulai Terasa, Harga Kebutuhan Pokok Kini lebih Mahal
Dampak Kemarau Panjang Mulai Terasa, Harga Kebutuhan Pokok Kini lebih Mahal

Untuk komoditas beras, dalam empat pekan selama Bulan Agustus 2023 ini, juga telah mengalami kenaikan.

Baca Selengkapnya