Bos Perbanas Sebut Fintech Jadi Tantangan Perbankan di Era Digital

Rabu, 14 November 2018 15:59 Reporter : Dwi Aditya Putra
Bos Perbanas Sebut Fintech Jadi Tantangan Perbankan di Era Digital Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo. ©2018 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Ketua Umum Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas), Kartika Wirjoatmodjo menyebut bahwa perkembangan digitalisasi ekonomi memberikan tantangan bagi dunia perbankan. Maraknya layanan keuangan yang ditawarkan berbagai jasa teknologi keuangan (fintech) menjadi hal yang perlu disikapi serius oleh sektor perbankan.

"Internal kita tahu perbankan itu industri yang sangat terstruktur organisasinya, SOP-nya, risk managemennya, apa lagi Mandiri, Bank BUMN. Kita harus membayangkan bank demikian terstruktur dengan risk management ketat apalagi BUMN harus beradaptasi melawan pemain fintech yang relatif tidak ada regulasinya," kata dia, di Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu (14/11).

Dirut PT Bank Mandiri ini mengatakan, untuk menghadapi tantangan tersebut, dunia perbankan tentu harus terus berkreasi agar dapat beradaptasi dengan perkembangan sektor keuangan yang sedang memasuki dunia digital.

"Kita coba beradaptasi dengan membuat venture capital, yang kita juga bisa melakukan penyertaan di pemain challenger. Supaya kita bisa tahu bagaimana cara kita mengembangkan aplikasinya, bagaimana mereka (fintech) berpikir, bagaimana kita bisa berkolaborasi," jelas pria yang akrab disapa Tiko.

Selain itu, ada pula tantangan dari sisi costumer. Karakter costumer saat ini yang tidak terlalu memerhatikan aspek keamanan bertransaksi juga menjadi tantangan tersendiri bagi dunia perbankan.

"Customer kita melihat untuk payment mereka sudah tidak lagi melihat, dia ini yang memfasilitasi siapa, yang penting paymentnya beres. Dia tidak peduli apa mau fintech, pakai visa, GPN, melalui tools-nya bank, tidak peduli yang penting payment-nya bisa terlaksana dengan cepat, aman, dan bisa memberikan promo-promo yang memberikan benefit," ujarnya.

"Ini tantangan kita karena isu security sudah bukan jadi isu yang diperhatikan lagi karena mereka sudah melihat kecepatannya, kenyamanannya, dan kalau bisa ada benefit-benefit tertentu," tandasnya. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini