Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos Facebook dituding licik saat beli aplikasi Whatsapp

Bos Facebook dituding licik saat beli aplikasi Whatsapp Jokowi dan Mark Zuckerberg. ©Setpres RI

Merdeka.com - Bos Facebook, Mark Zuckerberg, dituding licik saat membeli aplikasi Whatsapp. Mark menelikung saat bos Tencent, pemilik aplikasi WeChat, sakit dan harus dioperasi.

Dilansir dari CNBC, Kamis (29/6), pemilik Tencent, Pony Ma, sudah melakukan pendekatan untuk membeli Whatsapp sejak awal 2014. Pembelian ini bakal menjadikan China sebagai pemilik aplikasi-aplikasi besar dunia.

Namun, saat perundingan akan mencapai kesepakatan, Pony Ma jatuh sakit dan harus naik meja operasi. Kejadian ini mengharuskannya menunda perjalanan ke Silicon Valley untuk menuntaskan pembelian.

Di saat itu, Mark Zuckerberg langsung menusuk dengan menawarkan harga dua kali lipat dari Tencent sekitar USD 19 miliar. Pada Februari 2014, kesepakatan pembelian pun tercapai.

Mark mengaku kesepakatan berlangsung cepat dengan hanya melalui satu kali makan malam di awal Februari. Praktik ini bukan pertama kali dilakukan Mark Zuckerberg, di mana sebelumnya dia juga mengakuisisi Oculus hanya dalam waktu seminggu.

Laporan yang diterima tidak menyebutkan apakah Mark Zuckerberg mengetahui keinginan dan kondisi kesehatan Pony Ma. Facebook pun enggan berkomentar mengenai laporan ini.

Whatsapp, dalam laporan keuangan Facebook kuartal IV 2016, mencatat memiliki 1,2 miliar pengguna per bulan yang mengirim 50 miliar pesan tiap hari.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP