Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bisa Atasi Penghambat Investasi, Bahlil Akui Pernah Jadi Hantu Lahan

Bisa Atasi Penghambat Investasi, Bahlil Akui Pernah Jadi Hantu Lahan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. ©2019 Liputan6.com/Tommy Kurnia Rony

Merdeka.com - Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengatakan telah mewakafkan diri untuk menghapus nepotisme yang mengganjal proses investasi. Dia mengaku saat menjadi pengusaha dulu pernah berbuat dosa menghambat investasi dalam pembebasan lahan bersengketa.

"Namanya saya mantan pengusaha itu kan biar kecil-kecil ada lah potensi dosa-dosa itu," kata Bahlil di Wisma Antara, Jakarta, Selasa (3/2).

Sebagai pejabat negara, saat ini Bahlil harus berhadapan dengan para mafia tanah dalam sengketa lahan. Bahlil menyebut mereka dengan hantu lapangan.

Mengatasi mereka, kata mantan Ketua HIPMI ini, tidak bisa diselesaikan dengan aturan. Bahkan, memang tidak ada ilmunya. Cara yang dilakukan selama ini dengan menggunakan intuisi dan chemistry-nya sebagai pengusaha.

"Orang yang tidak pernah di lapangan dengan pernah di lapangan itu beda. Dan itu tidak ada teorinya, cuma intuisi," ungkap Bahlil.

Mengatasi Hantu Lahan Dengan Komunikasi

lahan dengan komunikasi rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Namun, dia meyakini para pengusaha akan berlaku baik jika difasilitasi dengan baik. Selama terjalin komunikasi yang baik pengusaha pun bisa diajak bekerja sama.

"Pengusaha baik, selama kita fair dengan mereka. Insya allah akan baik-baik semua," katanya.

Kasus investasi yang berhasil diselesaikan diantaranya, investasi Lotte Chemical di Cilegon, Banten yang nilai investasi Rp 61,2 triliun terjadi sengketa lahan antara Krakatau Steel, Candra Asih, Pemda Cilegon dan pengusaha lokal.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP