Biaya bahan bakar pesawat di Indonesia tertinggi di ASEAN
Merdeka.com - Asosiasi maskapai penerbangan nasional atau Indonesia National Air Carriers Association (INACA) menuturkan, hampir semua maskapai penerbangan mengalami kesulitan akibat anjloknya nilai tukar Rupiah. Tak hanya itu, tingginya harga avtur disebut-sebut semakin memperparah kondisi.
Biaya operasional maskapai penerbangan nasional makin membengkak. Ketua Umum INACA Arif Wibowo menuturkan biaya bahan bakar pesawat di Indonesia tergolong paling tertinggi dari negara ASEAN lainnya.
"Biaya avtur Indonesia kira-kira 13 persen di atas negara ASEAN," ujar Arif kepada wartawan di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (5/9).
Menurut Arif, salah satu penyebab tingginya harga avtur adalah ketergantungan terhadap impor. Faktor lain, pungutan avtur melalui BPH Migas yang mencapai 0,3 persen.
Arif menuturkan, maskapai penerbangan meminta peran pemerintah untuk membantu industri penerbangan menghadapi persaingan internasional.
"Caranya ya dengan menekan harga avtur. Kalau pemerintah, ya pemerintah yang melakukan itu," tandasnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya