BI Catat Remitansi TKI Capai USD 8,8 Miliar per Tahun

Jumat, 14 Desember 2018 17:56 Reporter : Merdeka
BI Catat Remitansi TKI Capai USD 8,8 Miliar per Tahun Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng mengatakan, potensi devisa RI dari layanan remitansi para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) masih belum maksimal. Bahkan dengan jumlah tenaga kerja asing cukup banyak, nilai remitansi RI masih kalah dibandingkan Filipina.

Dia mencatat, total remitansi TKI sampai saat ini mencapai USD 8,8 miliar atau sekitar Rp 128,55 triliun per tahun. Angka ini jauh tertinggal dibandingkan Filipina yang mencapai USD 24 miliar per tahun.

"Dalam implementasinya, diperkirakan masih terdapat sebesar 7 persen remitansi Pekerja Migran Indonesia yang dilakukan melalui jasa penitipan kepada orang yang dipercaya, jadi potensi peningkatan devisa masih besar," kata Sugeng dalam Indonesia Syaria Economic Festival di Surabaya, Jumat (14/12).

Tantangan lain, ditegaskan Sugeng, meski 62 persen sistem remitansi telah berjalan secara nontunai, sebesar 30 persen dana remitansi masih tidak masuk ke rekening sehingga ditarik secara tunai seluruhnya.

"Ini juga yg menjadi salah satu faktor rendahnya akses masyarakat Indonesia terhadap lembaga keuangan," tegas Sugeng.

Saat ini, inklusifitas di Indonesia saat ini baru 49 persen. Padahal di Thailand mencapai 82 persen, Malaysia 85 persen, bahkan Singapura telah 98 persen.

Sugeng berharap pencatatan remitansi bisa semakin baik dengan bisnis model digital agar lebih efisien. Hal ini juga untuk mencegah adanya transaksi keuangan yang tidak benar, seperti pencucian uang dan untuk pembiayaan terorisme.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini