Bank BRI Salurkan Kredit UMKM Senilai Rp 681 Triliun di Triwulan II 2019

Rabu, 14 Agustus 2019 15:55 Reporter : Rizlia Khairun Nisa
Bank BRI Salurkan Kredit UMKM Senilai Rp 681 Triliun di Triwulan II 2019 Press Conference Laporan Kinerja Keuangan Triwulan II Tahun 2019. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus meningkatkan portofolio pembiayaan ke segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Hingga akhir Juni 2019, Bank BRI berhasil menyalurkan kredit senilai Rp 888,32 Triliun. Pencapaian ini meningkat 11,84 persen dibandingkan penyaluran pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penyaluran kredit didominasi ke segmen UMKM yaitu sebesar 76,72 persen atau senilai Rp 681,50 Triliun. Penyaluran kredit UMKM BRI untuk triwulan II - 2019 tercatat tumbuh 13 persen year on year.

Direktur Utama Bank BRI Suprajarto menjelaskan, pencapaian tersebut selaras dengan strategi perseroan yang terus memperbesar porsi penyaluran kredit ke segmen UMKM.

"Pencapaian ini merupakan keberhasilan Bank BRI yang telah mampu meningkatkan porsi kredit BRI di mana komposisi kredit UMKM pada akhir Triwulan kedua 2018 sebesar 75,88 persen. Ini sesuai dengan visi Bank BRI untuk mewujudkan porsi kredit UMKM pada tahun 2022 menjadi minimal komposisinya 80 persen dari total kredit di BRI," tutur Suprajarto saat Press Conference Laporan Kinerja Keuangan Triwulan II Tahun 2019 di Gedung BRI 1 - Lantai 21, Jakarta, Rabu (14/8).

Dalam menjalankan fungsinya sebagai agent of development dalam mendukung program pemerintah, Bank BRI terus melakukan pembiayaan kepada para pelaku UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga akhir Juni 2019, tercatat BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 50,29 Triliun kepada lebih dari 1,2 juta debitur.

"Ini setara dengan 57,8% dari target breakdown yang diberikan kepada BRI oleh Pemerintah di tahun 2019 sebesar Rp 86,97 Triliun," imbuh Suprajarto.

2019 Merdeka.com

1,1 juta UMKM sukses naik kelas

Tidak hanya pembiayaan, BRI juga turut berperan dalam memberikan pendampingan dan pelatihan kepada para pelaku UMKM. Sampai pertengahan tahun 2019, pembiayaan Bank BRI mendukung 1,1 juta pelaku UMKM sukses naik kelas. Sekitar 65 persen dari jumlah tersebut didominasi oleh pelaku UMKM yang mengajukan pembiayaan mikro.

Komitmen Bank BRI untuk terus menggarap segmen UMKM mampu menjadi tulang punggung kinerja perseroan yang positif dan berkelanjutan. Hingga akhir triwulan II - 2019, secara konsolidasian Bank BRI mampu mencetak laba Rp 16,16 Triliun atau tumbuh 8,19 persen dengan aset mencapai Rp 1.288,20 Triliun atau tumbuh 11,70 persen.

Lebih lanjut, Suprajarto memaparkan perseroan juga mampu menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 945,05 Triliun atau tumbuh 12,78 persen. Proporsi DPK BRI masih didominasi oleh dana murah (CASA) berupa tabungan dan giro dengan komposisi mencapai 57,35 persen.

Sementara untuk rasio yang berhasil dicapai Bank BRI tercatat NPL gross tumbuh 2,51 persen, NPL Coverage sebesar 175,57 persen, LDR sebesar 95,00 persen, dan CAR sebesar 21,04 persen.

"Dengan rasio yang cukup kuat, kami optimis akan mampu tumbuh positif dan berkelanjutan hingga mampu mencapai target-target hingga akhir tahun 2019," tutup Suprajarto. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Bank BRI
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini