Bahas Polemik Sriwijaya Air, Menko Luhut Panggil Menhub Hingga Bos Garuda Indonesia
Merdeka.com - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, menggelar pertemuan dengan sejumlah stakeholder di sektor penerbangan udara di Kantornya, Jakarta. Adapun pertemuan ini dilakukan terkait dengan konflik yang ada di tubuh Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia.
Adapun beberapa yang hadir diantaranya adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Lawyer dan Shareholder Sriwijaya, Yusril Mahendra Lawyer, dan Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan dalam rapat yang dipimpin oleh Menko Luhut diputuskan agar operasional Sriwijaya dan Garuda dapat dijalankan dengan kondisi sebelumnya tanpa ada yang perlu diubah. Pemerintah juga menginginkan kerjasama dilakukan keduanya bisa berlangsung kembali.
"Ya tadi rapat dipimpin oleh pak Luhut dan kita harapkan bisa berlangsung beberapa saat sambil kita melakukan pembicaraan apabila ada perbedaan pendapat," kata Menhub Budi saat ditemui usai rapat, di Jakarta, Kamis (7/11).
Menhub Budi menyebut keretakan hubungan di dua perusahaan tersebut berawal dari perjanjian kerjasama keduanya yang akan berakhir pada 30 Oktober 2019 kemarin tidak diperpanjang. Pemerintah pun menginginkan agar hubungan kerjasama itu dilanjutkan kembali.
"Ya perjanjian itu berakhirnya 30 Oktober, jadi tidak diperpanjang. Nah kita sarankan diterusin dulu,"
Atas kejadian ini, pemerintah juga telah mengambil jalan tengah untuk melihat valuasi atas kerjasama yang dilakukan dengan menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Pihaknya memberikan batas watu seminggu untuk BPKP melakukan perhitungan. Sehingga, dapat diketahui apakah perjanjian tersebut memang merugikan salah satu pihak atau lainnya.
"Oleh karenanya BPKP akan melakukan evaluasi terhadap kondisi kondisi (Sriwijaya Air) itu, dan dengan dasar itu kita akan mengambil keputusan dan menetapkan ketentuan-ketentuan yang akan diberlakukan," tandas dia.
Penjelasan Sriwijaya Air
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSementara itu, Lawyer dan Shareholder Sriwijaya, Yusril Mahendra Lawyer mengakui pemanggilan dirinya ini memang terkait konflik yang tengah bergulir bersama Garuda Indonesia. Sejauh ini memang dirinya merasa ada kendala dan kerisuhan dalam perjanjian kerjasama yang dilakukan selama setahun lalu.
"Menurut hemat saya akibat ketidakjelasan perjanjian awal yang dibuat lebih setahun yang lalu, sehingga terjadi salah menyalahkan, pihak Sriwijaya Air merasa dominasi Garuda terlalu jauh intervensinya kepada Sriwijaya sehingga menurut persepsi Sriwijaya, maksud kerjasama ini sebenarnya untuk meningkatkan kapabilitas Sriwijaya untuk bisa membayar utangnya kepada beberapa BUMN dan di sini jadi dispute sebenarnya. Menurut kalangan Sriwijaya ini malah tidak efisien," jelasnya.
Garuda Indonesia: Surat Direktur Ditujukan Kepada Lessor Sriwijaya Air
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comGaruda Indonesia memberikan penjelasan bahwa surat penjelasan Direktur Teknik dan Layanan Garuda Indonesia Iwan Joeniarto ditujukan pada lessorSriwijaya Air. Sebelumnya, beredar kabar bahwa hubungan Kerjasama Manajemen (KSM) mereka berakhir dan menjalani bisnis masing-masing.
"Kami sampaikan bahwa penjelasan tersebut ditujukan kepada Lessor (perusahaan penyewaan pesawat), atas pertanyaan mereka tentang posisi Garuda Indonesia atas Sriwijaya," kata VP Corporate Secretary Garuda, M.Ikhsan Rosan, dalam keterangan tertulisnya,Jakarta, Kamis (7/11).
Dia menjelaskan, dalam pernyataan tersebut disampaikan bahwa hubungan keduanya saat ini adalah sebatas pada hubunganbusiness to businessdan tanggung jawab Sriwijaya kepada lessor menjadi tanggung jawab Sriwijaya sendiri.
"Kami saat ini sedang berdiskusi dan bernegosiasi dengan pemegang sahamSriwijaya Airperihal penyelesaian kewajiban dan utang-utang Sriwijaya kepada institusi negara seperti: BNI, Pertamina, GMF, Gapura Angkasa dan lainnya," ujarnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya