Akhir Maret, Jokowi janji obrak-abrik perizinan demi perbaiki ekspor dan investasi

Sabtu, 10 Maret 2018 13:30 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Akhir Maret, Jokowi janji obrak-abrik perizinan demi perbaiki ekspor dan investasi jokowi panen jagung. ©2018 Humas Kemenko Perekonomian

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sedih ekspor dan investasi Indonesia tertinggal dari negara tetangga di Asia Tenggara atau ASEAN. Maka dari itu, Presiden Jokowi berjanji akan melakukan perbaikan perizinan untuk mengubahnya.

"Tunggu akhir Maret ini semuanya akan saya obrak-abrik. Saya mulai enggak sabar," tegas Presiden Jokowi seperti dikutip dari laman Setkab, Sabtu (10/3).

Menurutnya, ekspor Indonesia kalah dari Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Sementara, investasi kalah dari Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Jika dibiarkan maka Indonesia bisa kembali disalip Kamboja dan Laos.

"Kalau kita terus-terusan, kita tidak bangkit dari tidur kita, kita tidak bangun, bangkit, membangun, bisa-bisa kalah nanti dengan Laos, dengan Kamboja. Hati-hati ini," tuturnya.

Presiden mengingatkan bahwa investasi akan memperbaiki ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya bagi anak-anak muda. "Tapi kalau izinnya terlalu lama, siapa yang mau membuka pabrik, membuka industri di negara kita," ucapnya.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini