Ade Sang Pengrajin Barang Bekas, dari Sampah Jadi Rupiah

Rabu, 3 Maret 2021 11:00 Reporter : Tyas Titi Kinapti
Ade Sang Pengrajin Barang Bekas, dari Sampah Jadi Rupiah Ade Pengrajin Barang Bekas, dari Sampah Jadi Rupiah. ©2021 Merdeka.com/Fajri ANF

Merdeka.com - Tak selamanya barang bekas menjadi sampah, di tangan seorang pria paruh baya bernama Ade Syarifudin sampah justru mendulang rupiah. Hal ini bermula dari permintaan seorang anak tetangga yang ingin dibuatkan motor-motoran dari kaleng bekas.

Sejak saat itu, pria berusia 63 tahun ini mulai mendalami bisnis ini. Bermodalkan barang-barang bekas hasil temuannya saat jalan-jalan, ia membuat kerajinan moge dan vespa dengan alat seadanya.

ade pengrajin barang bekas dari sampah jadi rupiah
©2021 Merdeka.com/Fajri ANF

Sejak tahun 2017, pria yang akrab disapa Ade ini mulai mengembangkan ide membuat miniatur vespa dan moge. Kerajinan tangan yang didukung penuh oleh istri dan anaknya ia garap secara serius.

Rumah kecil di dalam gang sempit di Jalan Sasak Gantung, Kelurahan Balong Gede, Kecamatan Regol, Kota Bandung ini tempat pria berkacamata ini bereksperimen dengan barang-barang bekasnya. Dari kaleng bekas minuman, sampah elektronik, almunium bekas, payung bekas dan apapun yang Ade temukan bisa ia sulap menjadi barang bernilai ekonomi.

ade pengrajin barang bekas dari sampah jadi rupiah

©2021 Merdeka.com/Fajri ANF

Pria berusia 63 tahun ini memang memiliki hobi melukis sejak kecil. Ia juga gemar melihat motor antik seperti vespa dan motor gede (moge). Mengamati detail motor antik dari mesin, bentuk membuat ingatan visualnya sangat tajam.

Meski sudah membuat minatur vespa dan moge berulang kali, Ade belum pernah memiliki kedua motor tersebut. Pria yang memiliki lima anak ini hanya melihat selintas lalu membuat dengan modal ingatannya saja.

ade pengrajin barang bekas dari sampah jadi rupiah

©2021 Merdeka.com/Fajri ANF

Tak hanya vespa dan moge, pria di Bandung ini juga membuat robot dengan persenjataan lengkap. Untuk kedepannya, Ade berencana membuat pesawat tempur F15 dan tank.

Ade membanderol produknya dengan harga yang terbilang ekonomis sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 250rb. Harga hasil buah tangannya ini sesuai dengan tingkat kesulitan pembuatannya.

ade pengrajin barang bekas dari sampah jadi rupiah

©2021 Merdeka.com/Fajri ANF

Setiap produk yang ia buat memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda dan waktu pembuatan yang bervariatif. Untuk vespa Ade membutuhkan waktu satu sampai dua hari.

Sedangkan moge membutuhkan waktu sekitar 2 minggu. Berbeda dari vespa dan moge, Ade membutuhkan waktu hingga 1 bulan untuk membuat minatur robot. Robot memang punya tingkat kesulitan yang berbeda karena memiliki detail yang pelik. [Tys]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Picture First
  3. Berita Jabar
  4. Yogyakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini