Ada Terminal Maskapai Penerbangan Berbiaya Murah, Menpar Yakin AP II Tak Akan Rugi

Senin, 4 Maret 2019 16:01 Reporter : Merdeka
Ada Terminal Maskapai Penerbangan Berbiaya Murah, Menpar Yakin AP II Tak Akan Rugi Menpar Arief Yahya soal terminal maskapai penerbangan berbiaya murah. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengatakan kehadiran terminal bandara maskapai penerbangan berbiaya murah (low cost carrier terminal/LCCT) tidak akan membuat rugi pengelola bandara. Maret, terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta akan menjadi LCCT.

"Jangan dikira LCCT akan rugi dengan full service carrier. Jadi LCCT tidak akan harus lebih rugi daripada yang normal. Karena dengan banyaknya orang disitu, ada ribuan orang, mereka bisa pasang jualan food and beverages (f&b) yang bisa nilainya lebih tinggi," ujarnya di Menara BCA, Jakarta Selatan, Senin (4/2).

Menteri Arief menambahkan, selain maskapai dengan biaya murah atau low cost carrier (LCC), Indonesia dinilai perlu juga memiliki LCCT. Lantaran negara-negara maju telah lebih dulu merealisasikan LCCT guna memberikan alternatif maskapai udara bagi para pengguna atau masyarakat.

"Kita harus attract banyak LCC ke Indonesia, tapi sayangnya Indonesia tidak punya LCCT, terminal yang murah. Di Kuala Lumpur, Singapura, Bangkok, London itu ada semua LCCT. Hampir semua negara besar ada, tapi Indonesia belum," ujarnya.

Dia menjelaskan, keberadaan LCCT dapat mengakomodasi biaya tiket pesawat yang saat ini naik tinggi. Meski begitu, terminal maskapai penerbangan berbiaya murah tidak perlu khawatir akan menelan rugi. "Jadi orang-orang yang datang dari luar negeri dari terminal 2F yang akan dijadikan model itu biayanya rendah."

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini