5 Investasi properti ini patut dicoba bisa raup untung besar
Merdeka.com - Investasi di bidang properti terbilang sangat menggiurkan. Selain menjanjikan hasil yang lumayan, investasi di bidang ini tergolong aman. Investasi yang satu ini terbilang anti inflasi.
Namun, biasanya membutuhkan modal yang tak sedikit. bayangkan betapa enaknya menjadi juragan kos-kosan. Uang akan mengalir meskipun kamu sedang tidur.
Atau, punya sederet kontrakan yang siap membuat rekeningmu gendut. ketika kamu punya modal bisnis dalam jumlah besar, kamu langsung terpikir untuk investasi di bidang properti dan mewujudkan impian indah tersebut.
Berikut investasi di bidang properti yang paling umum yang bisa dilakukan oleh individu dan bisa raup untung besar. Ini daftarnya seperti dilansir cermati.com:
Beli tanah
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMembeli tanah dengan tujuan investasi terbilang mudah, yang terpenting adalah kamu memeriksa dengan teliti legalitas tanah tersebut. Nama pemilik tanah harus sesuai dengan yang tertera pada sertifikat. Pastikan pula ukuran tanah sesuai dengan sertifikat dan pastikan di mana batas-batasnya.Jika ingin harga tanahmu naik dengan cepat, pilih lokasi yang strategis. Investasi tanah kosong memiliki beberapa keuntungan antara lain biaya perawatan yang minim. Kamu bisa mendapatkan untung maksimal jika menjualnya untuk jangka panjang, misalnya lima tahun ke depan.Kalau kamu menyewakan tanah kosong, umumnya yield-nya tidak terlalu besar yaitu hanya 0,5â2 persen per tahun. Yield maksudnya adalah keuntungan yang kamu peroleh dari nilai sewa per tahun dibandingkan dengan harga properti.Kekurangan lainnya adalah ketika ukuran tanahmu terlalu luas, akan sulit menjualnya. Kecuali kamu menjual dalam bentuk tanah kavling. Menjual tanah kavling kerap lebih mudah ketimbang menjual tanah yang berukuran sangat luas.
Sewa rumah
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKamu bisa mendapatkan yield 3â 5 persen per tahun atau lebih tinggi dari itu dengan menyewakan rumah. Mengingat rumah adalah kebutuhan pokok, maka tak usah khawatir akan sepinya peminat. Namun, kamu tetap harus memperhatikan baik-baik terkait lokasi.Jika ingin mendapatkan hasil yang baik, pilihlah lokasi yang strategis misalnya dekat keramaian, perkantoran, atau pabrik. Sama dengan tanah, kamu juga bisa mendapatkan keuntungan dengan menjualnya untuk jangka panjang.Namun, berbeda dengan tanah yang biaya perawatannya minim, investasi rumah memerlukan biaya perawatan lebih besar. Apalagi jika kamu mendapatkan penyewa yang kurang bertanggung jawab. Selektif memilih penyewa jika tidak ingin rugi.
Bisnis indekos
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKalau kamu tergiur dengan hasil yang lebih tinggi, pilihlah bisnis indekos dibandingkan rumah sewa. Kamu berpotensi mengantongi yield di kisaran 5â7 persen per tahun.Keunggulan bisnis indekos adalah kamu juga berpeluang mendulang untung dari usaha tambahan misalnya catering dan laundry. Ingat, pilih lokasi dekat perkantoran atau kampus agar bisnis indekos lebih lancar.Namun, berbeda dengan bisnis kontrakan, kamu harus lebih teliti dalam hal perawatan dalam bisnis indekos. Dalam kondisi tertentu, kamu bahkan harus membayar orang untuk bertugas khusus membersihkan dan menjaga indekos.
Sewa apartemen
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKebutuhan akan hunian vertikal meningkat seiring dengan semakin terbatasnya lahan. Investasi pada hunian vertikal pun menjanjikan. Investasi apartemen dan kondominium berpotensi menorehkan yield 7â 12 persen per tahun.
Kekurangannya, memilih apartemen atau kondominium untuk investasi properti harus lebih teliti. Jika salah pilih apartemen atau kondominium maka akan sulit mendapatkan hasil maksimal. Misalnya lokasi yang kurang strategis, atau harus berurusan dengan pengembang maupun manajemen gedung yang kurang baik.
Sewa kios dan ruko
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSeperti halnya investasi properti jenis lainnya, investasi ruko, kios, dan toko sangat bergantung pada lokasi. Kamu akan semakin mudah menemukan penyewa jika lokasinya strategis. Jika salah pilih lokasi, maka kamu akan terancam sulit mendapatkan penyewa dan juga sulit untuk menjualnya kembali.Yield untuk roko berkisar 6â9 persen per tahun. Sementara investasi kios atau toko menjanjikan yield 5â10 persen per tahun.
Baca juga:Cari dana bangun rumah, BTN perkenalkan EBA-SPSurvei: Rumah di Jakarta & Tangerang diburu tapi pasokan kurang5 Pengeluaran yang bisa ditekan agar uang DP rumah cepat terkumpul5 Tips beli rumah subsidi agar tak menyesal kelakMelihat prospek investasi properti di AS sejak Trump jadi presidenTax Amnesty & pelonggaran LTV beri optimisme penjualan properti 2017Proyek kereta cepat bikin harga rumah di Bandung meroket
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya