Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

3 Tips jitu atasi masalah keuangan berantakan usai Lebaran

3 Tips jitu atasi masalah keuangan berantakan usai Lebaran Ilustras masalah keuangan. ©shutterstock.com/Robert Kneschke

Merdeka.com - Lebaran Idul Fitri tak terasa sudah berlalu. Masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa setelah sebelumnya mudik, pulang kampung menjenguk sanak saudara.

Bagi sebagian orang, momen Lebaran menyisakan rencana keuangan yang berantakan. Banyak orang yang habis-habisan dalam mempersiapkan bulan Ramadan dan Lebaran, menghabiskan gaji, menghabiskan THR, hingga uang kas habis tak bersisa.

Akibatnya setelah Lebaran usai dan rutinitas harian kembali dimulai, beberapa permasalahan keuangan bermunculan.

Lalu, apa yang harus Anda lakukan jika keuangan Anda bokek pasca Lebaran? Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan seperti ditulis Cermati:

Tunda pengeluaran yang tidak diperlukan

yang tidak diperlukan rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah menunda pengeluaran yang dianggap tidak terlalu penting selama mungkin. Jika Anda merasa butuh mengeluarkan uang untuk membeli sesuatu yang sebenarnya masih bisa ditunda, atau hal tersebut memang tidak terlalu penting atau tidak begitu diperlukan, sebaiknya tunda dulu pengeluaran tersebut.

Fokuslah untuk mempertahankan sisa uang kas yang Anda miliki saat ini selama mungkin, paling tidak hingga ada pemasukan lagi. Alokasikan sisa kas yang Anda punya tersebut untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan utama hingga tuntas.

Jual atau gadaikan aset tak terpakai

gadaikan aset tak terpakai rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Hal yang kedua, pertimbangkan untuk menjual atau menggadaikan aset yang tidak terpakai. Misalnya Anda punya emas atau perhiasan yang tidak digunakan, Anda bisa gadaikan barang tersebut.

Cek kembali juga barang-barang yang Anda punya, kalau Anda punya handphone atau tablet yang sudah tak terpakai lagi, daripada disimpan hingga harga jual kembalinya terus turun, Anda bisa jual barang tersebut.

Begitu pula dengan pakaian, buku-buku, atau barang lainnya yang kira-kira masih layak untuk dijual. Manfaatkan semua barang yang Anda miliki dan dapatkan uang kas dari sana. Meski tak seberapa, hasil penjualan barang tersebut bisa memberi kas tambahan yang bermanfaat sebagai amunisi untuk bertahan hidup hingga gajian berikutnya.

Manfaatkan fasilitas kredit

kredit rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Hal ketiga, tak ada salahnya untuk memanfaatkan fasilitas kredit, misalnya seperti kartu kredit, atau kredit tanpa kartu kredit. Jika Anda perlu membeli barang di toko dan mereka menerima pembayaran menggunakan fasilitas kredit sementara uang kas yang kamu miliki saat ini terbatas, manfaatkan dulu fasilitas kredit tersebut. Hal ini lebih disarankan dari pada harus menggunakan sisa uang kas.

Simpan sisa uang dengan baik, dan alokasikan dana tersebut untuk kebutuhan yang lebih mendesak misalnya bayar uang sekolah anak, atau bayar utang.

Buat Anda yang belum punya kartu kredit, bisa saja coba untuk mengajukannya ke salah satu bank penerbit.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP