Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

3 Pembangkit listrik panas bumi dibangun di Jawa dan NTT

3 Pembangkit listrik panas bumi dibangun di Jawa dan NTT PLTU Drajat. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berencana menambah pasokan listrik sebesar 62 Megawatt (MW) tahun ini. ESDM pun merencanakan akan membangun tiga Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Jawa dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Direktur Panas Bumi Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Tisnaldi, mengatakan PLTP tersebut yaitu Patuha di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Pangalengan, Jawa Barat. PLTP ini akan menghasilkan listrik sebesar 55 MW.

"Di Patuha rencana operasi Agustus 2014. Pengembangnya PT Geodipa dengan nilai investasi sebesar USD 115 juta," ujar Tisnaldi di Jakarta, Selasa (11/3).

Tisnaldi melanjutkan PLTP kedua akan dibangun di WKP Cibuni, Pangalengan, Jawa Barat. Pembangkit ini akan menghasilkan listrik sebesar 2 MW.

"Pengembangnya Koperasi Jasa Keahlian (KJK) Teknosa dengan total investasi USD 26,7 juta. Rencananya PLTP ini akan dimulai Desember 2014," terang dia.

Selanjutnya, terang Tisnaldi, PLTP ketiga akan dibangun di WKP Ulumbu, NTT. Pembangkit ini akan menghasilkan listrik sebesar 5 MW dan akan beroperasi pada Desember 2014.

"Pengembangnya adalah PLN dengan total investasi Rp 40 miliar," pungkas Tisnaldi.

Ketiga pembangkit ini akan melengkapi pasokan 9 PLTP yang sudah ada seperti PLTP Sibayak di Sumatera Utara, PLTP Salak, PLTP Wayang Windu, PLTP Kamojang, PLTP Drajat di Jawa Barat, PLTP Dieng di Jawa Tengah, PLTP Lahendong di Sulawesi Utara, PLTP Ulubelu di Lampung, PLTP Mataloko di NTT. (mdk/bim)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP