Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

23 Pegawai PLN Jadi Korban Tsunami Selat Sunda

23 Pegawai PLN Jadi Korban Tsunami Selat Sunda Kepala Satuan Komunikasi Corporate PLN, I Made Suprateka. ©2018 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - PT Perusahan Listrik Negara (PLN) melaporkan, jumlah korban jiwa peserta gathering PLN Transmisi Jawa Bagian Barat (TJBB) akibat terjadinya tsunami di Banten, tercatat sebanyak 23 orang. Angka tersebut diterima dari data yang dihimpun PLN hingga pukul 14.00 WIB siang ini.

Kepala Satuan Komunikasi Corporate PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), I Made Suprateka mengatakan, dari 225 peserta gathering terdiri dari karyawan PLN beserta istri tersebut, tercatat 23 orang meninggal dunia. Sementara 137 orang dilaporkan selamat, sedangkan 65 sisanya masih belum ditemukan.

"Saya laporkan pada hari ini data per jam 14.00 WIB ini jumlah korban yang ada di sana meningkat menjadi 23 orang yang meninggal dunia," kata I Made saat jumpa pers di kediamannya, Jakarta, Minggu (23/11).

I Made mengatakan, saat ini seluruh korban jiwa tersebut sudah dievakuasi ke Kantor TJBB yang ada di daerah Gandul, Cinera Depok dari yang sebelumnya masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah Pandeglang.

"Kami dari PLN sudah melakukan upaya evakuasi terhadap korban yang berasal dari PLN khsusunya," imbuhnya.

Di samping itu, dirinya juga menginformasikan bagi seluruh pihak korban yang keberadaanya belum ditemukan dapat segera melapor ke posko PLN yang berada di sekitar kawasan terdampak bencana. Hal ini diminta agar mempermudah pihaknya melakukan penyisiran kembali.

"Jika ada yang masyarakat atau korban menyaksikan ini agar segera melapor ke posko supaya kita bisa mendata lebih rinci peserta employee gathering PLN dapat terlacak dengan baik," tandasnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP