2 Perusahaan Uni Emirat Arab Kerja Sama Bangun Kilang Balikpapan dan Bontang
Merdeka.com - Dua perusahaan Unit Emirat Arab (UEA) akan mematangkan kerja sama pembangunan kilang dengan PT Pertamina (Persero). Kedua belah pihak akan menyepakati kerja sama saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan Kerja ke UEA pada pekan ini.
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Budi Gunadi Sadikin mengatakan, perusahaan tersebut adalah Mubadala untuk proyek kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan dan Abu Dhabi National Oil Company untuk Kilang Balongan.
"Yang pertama kerja sama Mubadala investasi Kilang Balikpapan, kemudian yang kedua Adnoc akan berpartisipasi untuk mengkaji investasi di kilang Balongan," kata Budi, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Selasa (7/1).
Selain mematangkan kerja sama pembangunan kilang minyak, dalam kunjungan Presiden Jokowi juga akan menyaksikan penandatanganan kerja sama peningkatan kilang Indonesia Asaha Aluminium (Inalum) dengan Enterprice Global Alumunium (EGA) dan penandatanganan Perjanjian jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung Cirata antar PLN dengan Masdar.
"Tadi sekitar yang masuk dari Abudabi sekitar USD 3 miliar tapi itu untuk proyek,"
Bangun PLTS Terapung Cirata
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDikesempatan yang sama, Direktur Pengadaan Strategis 1 Sripeni Inten Cahyani mengatakan, pembangunan PLTS Terapung Cirata membutuhkan investasi sebesar USD 129 juta. Pembangkit Energi Baru Terbarukan tersebut akan menghasilkan listrik sebesar 50 Mega Watt (MW) pada 2021 Untuk tahap pertama, kemudian akan meningkat menjadi 145 MW pada 2022.
"Setelah PPA, Financial Close satu tahun, jadi awal 2021 sudah mulai konstruksi. Jadi, targetnya 50 MW selesai 2021. Sisanya, di 2022 nanti," paparnya.
Pembangunan PLTS terapung Cirata akan dilakukan anak usaha PLN Pembangkitan Jawa Bali (PJB) dengan porsi 51 persen Dan Masdar 49 persen. Listrik dari PLTS yang dibangun di atas permukaan air Wadug Cirata ini dipatok US$ 5,8 sen per Kilo Watt hour (KWh).
"Komposisinya 51 PLN 49 Masdar lokasinya di Wadug Cirata," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya