Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dikenal sering membantu masyarakat kecil yang mengalami kesulitan ekonomi. Namun niat baik tersebut justru dimanfaatkan orang tak bertanggung jawab untuk melakukan aksi penipuan.
Seorang pedagang bakso asal Subang bernama Kakek Uwen (70) menjadi korban penipuan berkedok bantuan usaha oleh seseorang yang mengaku sebagai Dedi Mulyadi.
Akibat kejadian tersebut, Kakek Uwan harus kehilangan uang Rp500 ribu akibat ditukar dengan uang palsu senilai Rp2 juta. Adapun kejadian itu terjadi pada Selasa (27/5) siang saat kakek Uwen tengah mangkal di kawasan Pelabuan, Sukamelang, Subang.
Peristiwa itu pun mendadak viral dan mendapat sorotan tajam dari publik. Seperti apa ulasannya? Melansir dari Instagram @jakselbangett, Rabu (28/5) simak informasi berikut ini.
Advertisement
Kronologi Penipuan Dedi Mulyadi Palsu
Dalam video yang beredar, bermula seorang wanita pembeli bakso dibuat terkejut dengan cerita Kakek Uwen yang mengaku baru saja ditipu oleh seseorang yang mengaku Dedi Mulyadi.
Sang kakek bercerita bahwa pada saat itu sebuah mobil Toyota berwarna abu-abu berhenti di depan gerobak Kakek Uwen. Tiba-tiba ada seorang pria keluar dari mobil dan mengajak Uwen masuk ke dalam mobil dengan dalih memberikan bantuan modal usaha.
“Saya diajak masuk ke dalam mobil. Katanya ini bantuan dari Gubernur Dedi Mulyadi, saya diminta sebutkan berapa kebutuhan modal, lalu langsung ditawari Rp2 juta,” kata Kakek Uwen dalam Bahasa Sunda.
Pelaku sempat memberikan amplop coklat berisi uang senilai Rp2 juta dan menyerahkannya ke korban. Namun, pelaku meminta Kakek Uwen memperlihatkan uang yang dimiliki.
Karena polos dan asal percaya, Kakek Uwen langsung menyerahkan uang Rp500 ribu yang ia peroleh selama empat hingga lima hari berjualan.
“Uangnya itu hasil jualan selama lima hari. Untuk setor bakso ada lagi di tempat lain, tapi yang di kantong itu hasil bersih saya,” sambungnya.
Saat membuka amplop, Kakek Uwen terkejut karena mendapati uang di dalamnya adalah palsu. Sedangkan mobil pelaku sudah jauh pergi.
“Saya tidak membuka amplop itu di dalam mobil, karena tidak enak. Tapi begitu saya buka, isinya benar Rp2 juta, tapi semuanya uang palsu. Baru saya sadar ditipu,” sambungnya.
Kakek Uwen mengaku tidak mengetahui wajah Dedi Mulyadi karena tidak bermain sosial media. Namun pelaku cukup mahir membuat Uwen percaya dan dengan sadar memberikan uang kepadanya.
“Katanya dari Gubernur Mulyadi. Tapi saya tidak tahu siapa Gubernur Mulyadi, saya tidak pernah lihat mukanya,” pungkasnya.
Advertisement
Advertisement
Banjir Simpati Publik
Peristiwa itu langsung mendapat beragam sorotan dari masyarakat. Beberapa netizen mengecam keras tindakan pelaku yang dinilai keterlaluan, dan tak sedikit yang mendoakan Kakek Uwen bisa mendapat gantinya di kemudian hari.
Selain itu tak sedikit yang menandai akun Dedi Mulyadi agar bisa mengusut kasus tersebut.
"semoga Alloh ganti dgn lbh bnyk rezeqiny abah...Aamiin😢," tulis akun @vitri.komalasari
"Ya Tuhan..manusia gak takut karma boongin orang tua😮," tulis akun @anita_shutasoit
"Pak ada yang manfaatin nama bapak nih @dedimulyadi71," tulis akun @realmiih_
"Kang Dedi gimana ini kang 😢," tulis akun @retnotris
"@dedimulyadi71 bapak aing ini si abah ditipu sama yang ngaku-ngaku gubernur nukerin uang ke si abah ternyata uangnya palsuu kang dedi kasiann bantu abahh😢😢😢😭😭😭," tulis akun @ayusaripah272
"Pak ngeri nih ada yg nyatut nama bapak @dedimulyadi71 buat penipuan. Kasian pak pedagang kecil yg kena tipu," tulis akun @ecotfamily
"@dedimulyadi71 udah bawa" GUBERNUR ni pak," tulis akun @e.r.s.y.a_nhr