Sebelum secara resmi mengangkat Betrand Peto menjadi anaknya, Ruben Onsu dan Sarwendah terlebih dahulu bertolak ke kampung halaman Betrand untuk melakukan serangkaian upacara adat.
Upacara adat tersebut dilakukan pada Sabtu, (5/10/2019) lalu di kediaman Betrand Peto, yang terletak di Pinggong Cancar, Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Berikut potret rumah Betrand Peto di NTT dilansir dari kanal Youtube The Onsu Family:
Advertisement
Berkunjung ke Manggarai
Didampingi sang istri Sarwendah dan seluruh tim-nya, Ruben Onsu menuju ke kampung halaman Betrand Peto di Manggarai untuk menjalankan serangkaian upacara adat.
Upacara adat tersebut dilakukan sebagai simbol penyerahan Betrand Peto dari pihak keluarganya ke keluarga baru.
Advertisement
Disambut di Bandara
Kedatangan mereka rupanya sangat disambut antusias oleh warga Manggarai. Mereka bahkan sudah disambut sejak tiba di bandara.
Selepas turun dari pesawat, mereka langsung diberikan kalung selendang khas dari Manggarai.
Advertisement
Upacara Penyambutan
Dari bandara, mereka harus melanjutkan perjalanan dengan mobil pribadi menuju kediaman Betrand Peto. Sesampainya di rumahnya, masyarakat sudah berkumpul menunggu kedatangan keluarga Ruben Onsu.
Upacara penyambutan kembali di lakukan sesampaianya Ruben dan Sarwendah di kediaman Betrand.
Advertisement
Potret Rumah Betrand di NTT
Selama di Manggarai, diketahui Betrand tinggal di sebuah rumah sederhana bersama neneknya. Sesampainya di rumah, kedatangan Betrand di sambut isak tangis dari saudaranya.
Advertisement
Kamarnya
Sebelum memulai upacara adat, Betrand dimasukkan ke dalam kamarnya untuk dilakukan penyerahan dari ayah kandungnya.
Advertisement
Lakukan Upacara Adat di Ruang Keluarga
Selanjutnya, secara adat Betrand diserahkan langsung oleh ayah kandung-nya ke keluarga barunya yaitu Ruben Onsu.
Upacara adat selanjutnya dilakukan di ruang tamu di kediaman Betrand Peto.
Advertisement
Betrand Menyanyi di Halaman Rumah
Setelah serangkaian upacara adat selesai, Betrand Peto tampil untuk menghibur masyarakat yang hadir. Raut kesedihan sangat terlihat dari wajah nenek Betrand Peto yang selama ini merawatnya.