6 Cara Merawat Dried Flower Agar Awet, Tips Warna Bunga Tidak Cepat Pudar

Simak 6 cara merawat dried flower agar awet, bebas debu, dan warna bunga tetap terjaga selama menjadi dekorasi rumah.

Nurul Diva
Oleh Nurul Diva- Reporter
6 Cara Merawat Dried Flower Agar Awet, Tips Warna Bunga Tidak Cepat Pudar
Cara Merawat Dried Flower Agar Awet (AI generated)

Dried flower biasanya menjadi alternatif pilihan sebagai dekorasi rumah bernuansa alam. Bunga yang sudah dikeringkan ini kemudian ditaruh di atas meja, dipajang di dinding, maupun melengkapi rangkaian bunga hias.

Meski tidak perlu disiram seperti bunga segar, dried flower tetap perlu dirawat dengan baik agar tidak rapuh, berdebu, rusak atau bahkan kehilangan warna.

Bagi Anda penggemar flora hias termasuk dried flower, berikut Merdeka.com hadirkan langkah praktis merawatnya agar kehadirannya awet sebagai penghias ruangan, Kamis (15/10).

1. Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung

Cara Merawat Dried Flower Agar Awet
Cara Merawat Dried Flower Agar Awet (AI generated)

Sinar matahari langsung dapat mempercepat perubahan warna pada bunga kering. Paparan cahaya dalam waktu lama bisa membuat pigmen bunga memudar, terutama pada bunga yang memiliki warna merah, merah muda, ungu, atau kuning.

Pilih lokasi yang mendapat cahaya tidak langsung, seperti sudut ruangan atau rak yang jauh dari jendela. Jika dried flower digunakan sebagai hiasan meja, hindari meletakkannya di dekat kaca yang menerima sinar matahari sepanjang hari.

Selain menjaga warna, penempatan tersebut membantu mengurangi paparan panas yang bisa membuat bunga semakin rapuh. Anda perlu memilih lokasi yang sesuai agar bunga kering bisa tetap menjadi bagian dekorasi ruangan yang tak perlu selalu dipindahkan.

2. Simpan di Tempat yang Kering

Kelembapan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan ketika merawat dried flower. Bunga yang sudah dikeringkan tetap bisa menyerap kelembapan dari udara. Jika kondisi terlalu lembap berlangsung lama, bunga berisiko mengalami perubahan bentuk atau ditumbuhi jamur.

Letakkan rangkaian bunga di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik. Hindari menyimpannya di kamar mandi, dekat tempat mencuci, atau di area yang sering terkena percikan air. Jangan pula meletakkan vas bunga kering di dekat sumber uap.

Jika bunga disimpan dalam kotak, pastikan bunga sudah benar-benar kering sebelum dimasukkan. Gunakan wadah yang bersih dan kering agar bunga tidak bersentuhan dengan air atau bahan yang lembap selama penyimpanan.

3. Bersihkan Debu secara Berkala

Cara Merawat Dried Flower Agar Awet
Cara Merawat Dried Flower Agar Awet (AI generated)

Debu dapat menempel di antara kelopak, batang, dan daun bunga kering. Jika dibiarkan menumpuk, debu bisa mengurangi tampilan rangkaian dan membuat bunga terlihat kusam. Namun, membersihkannya perlu dilakukan secara hati-hati karena kelopak bunga kering mudah patah.

Gunakan kuas kecil berbulu lembut untuk membersihkan debu yang menempel. Gerakkan kuas perlahan dari bagian dalam ke luar bunga tanpa menekan kelopak. Untuk rangkaian yang memiliki banyak bagian kecil, bersihkan satu per satu agar tidak menarik batang atau daun.

Hindari mencuci dried flower dengan air karena kelembapan bisa merusak bentuknya. Penggunaan kain basah juga sebaiknya dihindari. Lakukan pembersihan secara berkala sesuai banyaknya debu di ruangan agar bunga tetap terawat tanpa perlu sering disentuh.

4. Jauhkan dari Kipas dan Aliran Udara Kencang

Bunga kering memiliki bagian yang mudah patah, terutama ketika kelopak dan batang kehilangan kelembapan alaminya. Aliran udara kencang dari kipas angin, pendingin ruangan, atau ventilasi tertentu bisa membuat bagian bunga terus bergerak dan berisiko rusak.

Tempatkan dried flower di rak atau meja yang tidak berada tepat di depan sumber angin. Jika menggunakan pendingin ruangan, pilih lokasi yang tidak terkena hembusan langsung. Hindari pula meletakkan bunga di area yang sering dilalui orang karena rangkaian bisa tersenggol.

Saat memindahkan bunga, pegang bagian batang atau penyangganya, bukan kelopaknya. Cara ini membantu mengurangi tekanan pada bagian bunga yang mudah patah. Jika rangkaian memiliki batang panjang, gunakan vas yang mampu menopangnya agar bunga tidak mudah bergeser.

5. Hindari Menyemprotkan Air atau Parfum

Cara Merawat Dried Flower Agar Awet
Cara Merawat Dried Flower Agar Awet (AI generated)

Dried flower tidak membutuhkan penyiraman karena proses pengeringan dilakukan untuk mengurangi kadar air pada bunga. Menyemprotkan air justru bisa membuat kelopak menyerap kelembapan dan kehilangan bentuknya. Dalam kondisi tertentu, kelembapan yang tertinggal juga bisa memicu pertumbuhan jamur.

Hindari pula menyemprotkan parfum, pewangi ruangan, atau cairan pembersih langsung ke permukaan bunga. Kandungan bahan dalam cairan tersebut bisa memengaruhi warna dan kondisi kelopak. Jika ingin membuat ruangan beraroma, gunakan pewangi secara terpisah dan jangan mengarahkannya ke rangkaian bunga.

Jika bunga terkena air secara tidak sengaja, pisahkan bagian yang basah bila memungkinkan dan letakkan di tempat kering dengan sirkulasi udara baik. Jangan menggunakan panas langsung untuk mengeringkannya karena kelopak bisa semakin rapuh.

6. Tangani dan Simpan Bunga dengan Hati-hati

Perawatan dried flower juga bergantung pada cara bunga ditangani saat dipindahkan atau tidak digunakan sebagai dekorasi. Benturan dan tekanan dapat membuat kelopak rontok, batang patah, atau susunan rangkaian berubah. Karena itu, bunga perlu ditempatkan di area yang tidak mudah tersenggol.

Jika ingin menyimpan bunga untuk sementara, gunakan kotak yang bersih dan kering. Lapisi bagian dasar dengan kertas bebas asam atau bahan pelindung yang tidak mudah menempel pada bunga. Susun bunga tanpa menumpuk benda berat di atasnya agar kelopak tidak tertekan.

Periksa kondisi bunga secara berkala untuk melihat apakah ada debu, jamur, atau bagian yang patah. Jika bunga mulai rapuh, kurangi frekuensi pemindahan dan pilih tempat penyimpanan yang lebih aman. Dengan penanganan yang tepat, dried flower bisa digunakan sebagai dekorasi dalam waktu lama, meskipun perubahan warna alami tetap mungkin terjadi.

Pertanyaan dan Jawaban Tentang Cara Merawat Dried Flower

1. Berapa lama dried flower bisa bertahan?

Dried flower bisa bertahan selama beberapa bulan hingga beberapa tahun, bergantung pada jenis bunga, proses pengeringan, paparan cahaya, dan kondisi penyimpanannya.

2. Apakah dried flower boleh terkena sinar matahari?

Sebaiknya hindari sinar matahari langsung karena paparan dalam waktu lama bisa mempercepat pemudaran warna bunga.

3. Bagaimana cara membersihkan dried flower dari debu?

Gunakan kuas kecil berbulu lembut dan bersihkan setiap bagian secara perlahan. Hindari penggunaan air karena bunga kering rentan terhadap kelembapan.

4. Apakah dried flower perlu disemprotkan air?

Tidak. Dried flower tidak membutuhkan penyiraman. Air justru bisa membuat bunga menyerap kelembapan dan mengubah bentuknya.

5. Mengapa warna dried flower cepat pudar?

Warna bunga kering bisa memudar akibat paparan sinar matahari, panas, dan proses perubahan warna alami selama penyimpanan.

 

Rekomendasi