Cara memperbanyak tanaman sirih dari stek bisa dilakukan dengan memanfaatkan batang tanaman induk yang memiliki beberapa ruas. Metode ini dapat menjadi pilihan untuk mendapatkan tanaman baru tanpa membeli bibit. Batang yang memiliki buku atau ruas dapat digunakan sebagai bahan stek untuk menghasilkan akar dan tunas baru.
Tanaman sirih dapat diarahkan merambat pada pagar, tiang, atau rangka di sekitar teras. Jika pertumbuhannya diarahkan dengan baik, tanaman dapat menutupi area tersebut tanpa membutuhkan banyak ruang di permukaan tanah. Karena itu, satu tanaman induk bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan beberapa bibit baru.
Namun, stek perlu dipilih dan dirawat dengan tepat sejak awal. Kondisi batang, posisi ruas, kelembapan media, dan tempat penyimpanan bibit dapat memengaruhi pertumbuhannya. Lantas, bagaimana cara memperbanyak tanaman sirih dari stek? Berikut 7 langkah yang bisa dilakukan di rumah, dirangkum Merdeka.com, Kamis (20/8).
Advertisement
1. Pilih Batang Sirih untuk Bahan Stek
Bahan stek sebaiknya berasal dari tanaman induk yang batangnya sudah cukup umur, tidak menunjukkan gangguan hama atau penyakit, serta memiliki buku atau ruas yang jelas. Buku merupakan bagian pada batang tempat calon akar atau tunas dapat muncul. Untuk kebutuhan rumahan, potongan dengan beberapa ruas dapat digunakan sebagai bahan awal.
Sebelum memotong, tentukan bagian batang yang akan dijadikan bibit. Hindari memilih bagian yang rusak atau terlalu muda karena potongan tersebut perlu bertahan selama membentuk akar. Panduan budidaya sirih dari Kementerian Kesehatan menyebut panjang stek sekitar 25–30 sentimeter, sedangkan sumber pertanian lain menggunakan beberapa ruas sebagai bahan perbanyakan.
Potong batang menggunakan alat yang bersih agar bagian yang terluka tidak mudah mengalami masalah. Setelah dipotong, perhatikan posisi ruas karena bagian tersebut perlu berada pada media ketika stek ditanam. Dari satu batang, beberapa potongan dapat dibuat selama masing-masing memiliki bagian ruas yang dapat digunakan.
Advertisement
2. Siapkan Media Tanam Sebelum Menanam Stek
Media tanam perlu disiapkan sebelum batang dipotong agar stek dapat segera ditempatkan. Untuk penggunaan di rumah, tanah yang dicampur bahan organik dapat digunakan selama media tidak menahan air terlalu lama. Kementerian Kesehatan mencantumkan campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1 untuk persemaian sirih.
Wadah tidak harus besar karena tahap ini hanya ditujukan untuk menumbuhkan akar dan tunas. Pastikan bagian bawah wadah memiliki lubang agar air dapat keluar setelah penyiraman. Media yang terlalu basah dapat membuat bagian batang yang tertanam mengalami pembusukan.
Langkah menyiapkan media:
- Masukkan campuran tanah dan pupuk organik ke wadah.
- Basahi media secukupnya sebelum stek ditanam.
- Buat lubang tanam menggunakan jari atau batang kecil.
- Pastikan wadah berada di tempat yang tidak terkena matahari langsung.
Advertisement
3. Tanam Potongan Batang pada Beberapa Ruas
Cara memperbanyak tanaman sirih dari stek dilanjutkan dengan memasukkan bagian batang ke media tanam. Sisakan satu atau beberapa ruas di atas media dan tempatkan bagian lainnya di dalam media. Cara ini memberi ruang bagi bagian batang yang tertanam untuk membentuk akar, sementara ruas di atas media dapat menjadi tempat munculnya tunas.
Setelah stek ditempatkan, tekan media di sekeliling batang agar posisi potongan tidak mudah berubah. Jangan menekan terlalu kuat karena media tetap perlu memiliki ruang untuk air dan udara. Penyiraman dilakukan secukupnya sehingga media tetap lembap tanpa tergenang. Panduan Dinas Pertanian Buleleng menyebut stek sirih dapat ditanam dengan 2–3 ruas berada di dalam media.
Berikut langkahnya:
- Masukkan bagian batang ke lubang tanam.
- Pastikan ruas yang akan menjadi titik tumbuh berada pada posisi yang tepat.
- Tutup bagian batang dengan media.
- Siram secukupnya.
- Letakkan wadah di tempat teduh.
Advertisement
4. Letakkan Stek di Tempat yang Terlindung
Setelah ditanam, stek membutuhkan waktu untuk membentuk akar sebelum dipindahkan. Pada tahap ini, wadah sebaiknya diletakkan di tempat yang terlindung dari panas matahari langsung. Kondisi tersebut membantu menjaga kelembapan media sehingga batang tidak cepat kehilangan air.
Penyiraman tidak perlu dilakukan secara berlebihan. Periksa media setiap hari dan tambahkan air ketika mulai mengering. Panduan budidaya sirih menyebut bibit perlu mendapat naungan pada masa awal karena tanaman yang baru dipindahkan masih membutuhkan perlindungan dari paparan matahari.
Tanda yang dapat diperhatikan adalah munculnya tunas baru. Jika tunas mulai tumbuh dan batang tetap berada dalam kondisi baik, perawatan dapat dilanjutkan dengan pola penyiraman yang sama. Jangan terburu-buru memindahkan stek sebelum akar dan tunas berkembang.
Advertisement
5. Pindahkan Bibit Setelah Akar Terbentuk
Stek yang sudah membentuk akar dapat dipindahkan ke pot atau area tanam yang telah disiapkan. Waktu pembentukan akar dapat berbeda berdasarkan kondisi tanaman dan media. Panduan Kementerian Kesehatan menyebut akar dapat mulai terbentuk sekitar 2–3 minggu setelah penyemaian, sedangkan pemindahan ke tempat tanam dapat dilakukan setelah bibit berkembang lebih lanjut.
Pemindahan dilakukan dengan mengangkat tanaman bersama media di sekitar akar. Cara ini membantu mengurangi gangguan pada akar yang baru terbentuk. Setelah berada di tempat baru, siram secukupnya dan berikan perlindungan dari matahari langsung pada masa awal.
Advertisement
6. Arahkan Rambatan Sirih ke Area Teras
Setelah tanaman mulai tumbuh, siapkan tempat untuk rambatan. Tiang, pagar, kawat, atau rangka yang berada di sekitar teras dapat digunakan sebagai penyangga. Sirih memiliki batang beruas dan bagian buku yang dapat membantu tanaman melekat pada tempat rambat.
Arahkan batang secara perlahan mengikuti penyangga yang sudah dibuat. Jika beberapa tanaman ditanam berdekatan, atur jaraknya agar masing-masing memiliki ruang untuk berkembang. Dengan cara ini, pertumbuhan tanaman dapat diarahkan ke bagian atas teras sehingga daun membentuk penutup dari arah yang diinginkan.
Perawatan berikutnya cukup dilakukan dengan menyiram saat media mulai mengering, memangkas bagian yang keluar dari arah rambatan, serta memastikan penyangga tetap mampu menahan tanaman. Pemangkasan juga dapat digunakan untuk mengarahkan pertumbuhan ke area yang ingin ditutup.
Advertisement
7. Rawat Tanaman agar Teras Tetap Teduh
Tanaman sirih yang sudah tumbuh pada penyangga perlu diperiksa secara berkala. Batang yang terlalu panjang dapat diarahkan kembali, sedangkan bagian yang mengganggu akses di teras dapat dipangkas. Pemeriksaan juga membantu menemukan daun atau batang yang mengalami gangguan sebelum menyebar ke bagian lain.
Jika tanaman ditanam dalam pot, perhatikan kondisi media dan lubang pembuangan air. Jangan membiarkan air terus menggenang setelah penyiraman. Sirih dapat tumbuh pada lingkungan yang lembap dan teduh, sehingga lokasi penanaman perlu disesuaikan dengan kondisi tersebut.
Cara memperbanyak tanaman sirih dari stek pada akhirnya tidak berhenti pada proses menanam batang. Pengaturan arah rambatan menjadi bagian penting jika tanaman ditujukan untuk membuat penutup teras. Dengan memilih batang yang tepat, menjaga media, dan mengarahkan pertumbuhan secara berkala, satu tanaman induk dapat dikembangkan menjadi beberapa tanaman untuk mengisi area rumah.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Memperbanyak Tanaman Sirih dari Stek
1. Bagaimana cara memperbanyak tanaman sirih dari stek?
Potong batang yang memiliki beberapa ruas, lalu tanam sebagian ruas pada media tanah dan bahan organik. Letakkan di tempat teduh dan jaga media tetap lembap.
2. Berapa lama stek sirih mulai berakar?
Akar dapat mulai terbentuk sekitar 2–3 minggu setelah penyemaian, meski waktunya dapat berbeda berdasarkan kondisi media dan lingkungan.
3. Apakah tanaman sirih bisa ditanam dalam pot?
Bisa. Pot dapat digunakan sebagai tempat awal pembibitan sekaligus tempat tumbuh selama tersedia media dan penyangga untuk rambatan.
4. Apakah sirih membutuhkan sinar matahari langsung?
Sirih dapat tumbuh pada tempat yang teduh dan terlindung. Bibit yang baru ditanam sebaiknya tidak langsung ditempatkan di bawah matahari.
5. Bagaimana agar sirih bisa merambat di teras?
Sediakan pagar, tiang, kawat, atau rangka sebagai penyangga, kemudian arahkan batang ke bagian yang ingin ditutupi dan pangkas bagian yang keluar dari jalur.