9 Cara Mengeringkan Sandal Lebih Cepat tanpa Dijemur Seharian, Bebas Bau

Cara mengeringkan sandal lebih cepat tanpa dijemur seharian cukup mudah dilakukan.

Selma Intania Hafidha
Oleh Selma Intania Hafidha - Reporter
9 Cara Mengeringkan Sandal Lebih Cepat tanpa Dijemur Seharian, Bebas Bau
Cara Mengeringkan Sandal Lebih Cepat tanpa Dijemur Seharian. (AI Generated)

Cara mengeringkan sandal lebih cepat tanpa dijemur seharian menjadi solusi praktis saat alas kaki basah akibat hujan atau baru selesai dicuci. Dengan teknik yang tepat, sandal dapat kembali kering dalam waktu lebih singkat tanpa harus menunggu panas matahari sepanjang hari.

Menerapkan cara mengeringkan sandal lebih cepat tanpa dijemur seharian juga membantu mengurangi kelembapan yang berpotensi memicu bau tidak sedap. Selain itu, metode yang benar dapat menjaga bentuk dan kualitas material sandal agar tetap awet.

Ada berbagai cara mengeringkan sandal lebih cepat tanpa dijemur seharian yang mudah dilakukan menggunakan peralatan sederhana di rumah. Langkah-langkah ini cocok diterapkan pada berbagai jenis sandal, mulai dari karet, EVA, hingga sandal berbahan kain.

Berikut Merdeka.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara mengeringkan sandal lebih cepat tanpa dijemur seharian, Rabu (15/7/2026).

1. Lap Sandal dengan Handuk Kering

Cara Mengeringkan Sandal Lebih Cepat tanpa Dijemur Seharian
Cara Mengeringkan Sandal Lebih Cepat tanpa Dijemur Seharian. (AI Generated)

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menghilangkan air yang menempel di permukaan sandal menggunakan handuk atau kain bersih yang memiliki daya serap tinggi. Tekan perlahan pada seluruh bagian sandal, termasuk sela-sela, tali, dan bagian sol agar air terserap semaksimal mungkin.

Cara sederhana ini dapat memangkas waktu pengeringan karena jumlah air yang harus menguap menjadi lebih sedikit. Hindari menggosok terlalu keras agar permukaan sandal tidak rusak, terutama jika terbuat dari bahan kain atau kulit sintetis.

2. Gunakan Kertas Tisu atau Koran

Jika sandal memiliki bagian yang sulit dijangkau, seperti sandal tertutup atau memiliki lapisan kain, isi bagian tersebut dengan tisu atau kertas koran yang diremas. Kertas akan menyerap kelembapan dari dalam sehingga proses pengeringan berlangsung lebih cepat.

Ganti tisu atau koran ketika sudah terasa lembap agar daya serapnya tetap optimal. Cara ini sangat efektif untuk mengurangi sisa air yang tidak dapat dijangkau menggunakan handuk.

3. Angin-anginkan di Tempat dengan Sirkulasi Udara Baik

Sandal tidak selalu harus dijemur di bawah sinar matahari langsung agar cepat kering. Letakkan sandal di ruangan yang memiliki aliran udara lancar, seperti dekat jendela, teras yang teduh, atau area yang memiliki ventilasi baik.

Sirkulasi udara yang terus bergerak membantu mempercepat penguapan air tanpa membuat warna sandal cepat pudar atau materialnya menjadi keras akibat paparan panas berlebih.

4. Manfaatkan Kipas Angin

Cara Mengeringkan Sandal Lebih Cepat tanpa Dijemur Seharian
Cara Mengeringkan Sandal Lebih Cepat tanpa Dijemur Seharian. (AI Generated)

Menggunakan kipas angin merupakan salah satu cara paling efektif untuk mempercepat proses pengeringan. Letakkan sandal beberapa puluh sentimeter di depan kipas agar udara mengalir secara merata ke seluruh permukaannya.

Balik posisi sandal setiap beberapa saat supaya bagian bawah dan sela-selanya juga terkena hembusan angin. Metode ini cocok digunakan saat musim hujan ketika sinar matahari sulit didapat.

5. Gunakan Pengering Rambut dengan Suhu Rendah

Hair dryer dapat membantu mengeringkan sandal dalam waktu singkat, terutama saat sedang terburu-buru. Gunakan pengaturan suhu rendah atau mode angin agar material sandal tidak mengalami perubahan bentuk.

Arahkan hembusan udara secara perlahan ke seluruh bagian sandal sambil menjaga jarak sekitar 15–20 sentimeter. Hindari memusatkan panas terlalu lama pada satu titik karena dapat merusak lem atau permukaan sandal.

6. Letakkan di Dekat AC atau Dehumidifier

Apabila memiliki pendingin ruangan atau dehumidifier, manfaatkan alat tersebut untuk mengurangi kelembapan di sekitar sandal. Udara yang lebih kering akan membantu air menguap lebih cepat meskipun tanpa sinar matahari.

Cara ini sangat cocok diterapkan di dalam ruangan, terutama saat cuaca mendung atau hujan yang berlangsung sepanjang hari.

7. Gantung Sandal agar Air Mudah Menetes

Cara Mengeringkan Sandal Lebih Cepat tanpa Dijemur Seharian
Cara Mengeringkan Sandal Lebih Cepat tanpa Dijemur Seharian. (AI Generated)

Alih-alih meletakkannya di lantai, gantung sandal menggunakan penjepit atau kait agar sisa air dapat menetes ke bawah dengan sendirinya. Posisi menggantung juga membuat kedua sisi sandal mendapatkan aliran udara secara bersamaan.

Teknik ini membantu mempercepat proses pengeringan sekaligus mencegah bagian bawah sandal tetap lembap karena bersentuhan dengan permukaan lantai.

8. Peras Bagian Kain atau Spons Secukupnya

Untuk sandal berbahan kain atau memiliki bantalan spons, tekan perlahan menggunakan handuk hingga air berlebih keluar. Jangan memelintir sandal terlalu kuat karena dapat merusak bentuk dan konstruksi bahannya.

Semakin sedikit kandungan air yang tersisa, semakin cepat sandal mengering saat diangin-anginkan atau diletakkan di depan kipas angin.

9. Hindari Menumpuk atau Menyimpan Saat Masih Basah

Kesalahan yang sering dilakukan adalah langsung menyimpan sandal yang masih lembap di rak atau dalam lemari. Kondisi tersebut membuat sirkulasi udara terhambat sehingga sandal membutuhkan waktu lebih lama untuk kering dan berisiko menimbulkan bau tidak sedap.

Pastikan sandal benar-benar kering sebelum digunakan kembali atau disimpan. Dengan begitu, sandal akan tetap bersih, nyaman dipakai, dan lebih awet dalam jangka panjang.

Tips Merawat Sandal agar Awet

Sandal - Vania
Ilustrasi Sandal/https://unsplash.com/Wiel Habets

1. Bersihkan Sandal Secara Rutin

Jangan menunggu sandal terlihat sangat kotor untuk dibersihkan. Cucilah secara berkala menggunakan air dan sabun yang lembut agar debu, lumpur, serta keringat tidak menumpuk dan merusak permukaan material.

Membersihkan sandal secara rutin juga membantu menjaga tampilannya tetap bersih sekaligus mencegah munculnya bau tidak sedap.

2. Keringkan dengan Cara yang Tepat

Setelah dicuci atau terkena hujan, keringkan sandal di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Hindari menjemurnya terlalu lama di bawah sinar matahari langsung karena dapat membuat warna memudar, bahan mengeras, atau lem perekat lebih cepat rusak.

Pastikan sandal benar-benar kering sebelum digunakan atau disimpan agar tidak mudah berjamur.

3. Gunakan Sesuai Fungsinya

Setiap jenis sandal dirancang untuk kebutuhan yang berbeda. Sandal rumah, sandal gunung, dan sandal kasual memiliki karakteristik material yang tidak sama sehingga penggunaannya juga perlu disesuaikan.

Menggunakan sandal sesuai fungsinya dapat mengurangi risiko sol cepat aus, tali putus, atau permukaan sandal mengalami kerusakan sebelum waktunya.

4. Simpan di Tempat yang Kering dan Bersih

Simpan sandal di rak atau lemari yang memiliki sirkulasi udara baik dan tidak lembap. Hindari meletakkannya di tempat yang terkena sinar matahari terus-menerus atau di area yang mudah terkena cipratan air.

Penyimpanan yang benar membantu menjaga bentuk sandal sekaligus mencegah pertumbuhan jamur dan bau tidak sedap.

5. Hindari Menumpuk Sandal Terlalu Lama

Menumpuk sandal dengan barang lain dalam posisi tertekan dapat mengubah bentuk sol maupun tali sandal, terutama jika berbahan karet atau EVA.

Sebaiknya susun sandal dengan rapi agar bentuknya tetap terjaga dan lebih nyaman digunakan dalam jangka panjang.

6. Segera Perbaiki Jika Ada Kerusakan Kecil

Apabila bagian sol mulai terlepas atau tali sandal terlihat longgar, segera lakukan perbaikan sebelum kerusakan semakin parah. Penanganan sejak dini dapat memperpanjang usia pakai sandal dan menghindarkan Anda dari biaya membeli sandal baru.

Periksa kondisi sandal secara berkala agar setiap kerusakan kecil dapat segera diatasi sebelum memengaruhi kenyamanan saat digunakan.

Pertanyaan Seputar Cara Mengeringkan Sandal Lebih Cepat tanpa Dijemur Seharian

Bagaimana cara mengeringkan sandal lebih cepat tanpa dijemur seharian?

Sandal dapat dikeringkan lebih cepat dengan mengelap sisa air menggunakan handuk, meletakkannya di depan kipas angin, atau mengangin-anginkannya di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Cara ini membantu mempercepat penguapan air tanpa harus bergantung pada sinar matahari.

Apakah sandal boleh dikeringkan menggunakan hair dryer?

Boleh, asalkan menggunakan pengaturan suhu rendah atau mode angin. Hindari menggunakan udara panas secara terus-menerus karena dapat merusak lem, membuat bahan melengkung, atau mempercepat kerusakan pada sandal.

Mengapa sandal tidak disarankan dijemur terlalu lama di bawah sinar matahari?

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat membuat warna sandal memudar, material menjadi lebih keras, serta mengurangi daya rekat lem pada beberapa jenis sandal. Karena itu, pengeringan secukupnya lebih dianjurkan.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga sandal benar-benar kering?

Waktu pengeringan bergantung pada bahan sandal, tingkat kelembapan, dan metode yang digunakan. Dengan bantuan kipas angin atau sirkulasi udara yang baik, sandal umumnya dapat kering dalam beberapa jam tanpa perlu dijemur seharian.

Apa yang harus dilakukan jika sandal masih berbau setelah dikeringkan?

Cuci sandal menggunakan sabun lembut, lalu keringkan hingga benar-benar bebas dari kelembapan. Setelah kering, taburkan sedikit baking soda atau gunakan penyerap bau khusus agar sandal tetap segar dan nyaman dipakai.

Rekomendasi