Advertisement
Bagi sebagian orang mungkin sudah tidak asing dengan sosok Mahfud MD.
Politisi sekaligus seorang hakim dan akademisi ini memiliki karier yang begitu moncer. Kiprahnya di dunia hukum, politik dan pemerintahan di Indonesia sudah tidak perlu diragukan lagi.
Namun siapa sangka, ada cerita unik di balik kesuksesannya menjadi seorang Menteri. Lantas bagaimana cerita Mahfud MD bongkar alasannya tetap jabat Menteri meski pendapatannya turun dibanding pekerjaan sebelumnya?
Melansir dari akun TikTok ferdinanrimba, Jumat (20/10), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Nama Mahfud MD sudah melalang buana di masyarakat Indonesia. Terlebih jika berkaitan dengan dunia politik, hukum dan pemerintahan.
Advertisement
Mengingat pria pemilik nama asli Mohammad Mahfud Mahmodin ini tengah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.
Sebagai seorang Menteri, Mahfud MD tentu diberikan berbagai macam fasilitas dan memiliki pendapatan yang besar.
"Kalau gajinya sendiri Menteri itu kecil, Rp18 juta. Tapi itu ada tunjangan bepergian, tunjangan ini sampai kira-kira ya Rp110 juta gitu," ungkap Mahfud MD.
TikTok ferdinanrimba
Advertisement
Advertisement
"Tapi itu sudah dipakai, ada jatahnya semua karena keperluan-keperluan di rumah di daerah, rumah di sini," sambungnya.
Advertisement
Namun menurut pengakuan Mahfud MD, pendapatannya justru menurun. "Terus terang kalau saya mau jujur, jadi Menteri ini kalau dilihat dari segi gaji, pendapatan saya turun," paparnya.
Sebagaimana diketahui, Mahfud MD sebelum menjadi Menteri memiliki pekerjaan yang tak main-main. Ia merupakan seorang konsultan hukum dari sebuah perusahaan.
"Saya dulu kerja ketika belum jadi Menteri, saya menjadi konsultan hukum sebuah perusahaan dan tidak usah kerja, menjadi penasihat hukum," jelasnya.
TikTok ferdinanrimba
Advertisement
Advertisement
Mahfud mengungkapkan apa saja yang diperolehnya saat menjabat sebagai konsultan hukum tersebut.
"dicantumkan di nomor atas di kasih mobil Camry terbaru, kemudian gajinya Rp85 juta bersih, pergi ke mana-mana kasih tiket. Menteri nggak segitu," ujarnya.
Meski begitu, Ia tetap menerima jabatan sebagai Menteri yang sudah diamanahkan kepadanya. Lebih lanjut Mahfud menjelaskan bahwa pengabdiannya lebih konkrit ketika menjadi Menteri. Khususnya dalam hal pembangunan hukum, politik dan demokrasi.
"Tetapi pengabdian saya lebih konkrit menjadi Menteri ini terutama untuk pembangunan hukum, politik, demokrasi. Maka ya sudah tidak apa-apa," ungkapnya.
Advertisement
TikTok ferdinanrimba
Advertisement
"Gaji saya sebagai guru besar juga akan berhenti karena saya jadi Menteri, kan tidak boleh terima gaji double. Turun sebenarnya (pendapatan)," tutup Mahfud MD.
Advertisement
Kini, Mahfud MD telah resmi diusung sebagai Calon Wakil Presiden dalam Pilpres 2024.
Advertisement
Ia diduetkan dengan Ganjar Pranowo yang ditunjuk sebagai Calon Presiden dari PDI Perjuangan.
Advertisement
Penetapan Mahfud sebagai pendamping Ganjar diumumkan secara resmi di Kantor DPP PDI Perjuangan (PDIP) Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (8/10).
@ferdinanrimba pak #MahfudMD ini menteri yg jujur ya. salut banget deh sama pak Mahfud MD ini. #xyz #abc #fyp ♬ suara asli - Ferdinan