Memiliki orang tua berlatar belakang bukan sembarangan, tak membuat kakak beradik ini hidup serba mudah.
Mereka justru secara mandiri mencari beasiswa sendiri tanpa bantuan sang orang tua. Bahkan, sang adik sempat diberi subsidi susu dan pisang dari dosennya. Hal tersebut lantaran sang dosen tidak mengetahui siapa sosok orangtuanya.
Melansir dari akun TikTok infoseputarpresiden, Kamis (19/10), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Bagi sebagian orang mungkin sudah tidak asing lagi ketika mendengar nama Mahfud MD. Ia merupakan seorang hakim, akademisi dan politisi terkenal di Indonesia.
Advertisement
Kiprahnya di dunia hukum, politik dan pemerintahan di Indonesia sudah tidak perlu diragukan lagi.
Advertisement
Terbaru, Mahfud MD resmi diusung sebagai Calon Wakil Presiden dalam pemilihan presiden-wakil presiden periode 2024-2029.
Advertisement
Mahfud merupakan calon wakil presiden yang mendampingi Ganjar Prabowo sebagai calon Presiden PDI Perjuangan.
Advertisement
Baru-baru ini, Ia memperkenalkan anak-anaknya saat menghadiri acara Deklarasi Capres Tim Pemenangan Nasional Ganjar Presiden (TPN GP) di kawasan Jakarta Barat, Rabu (18/10).
Advertisement
Rupanya, ada cerita menarik saat Mahfud memperkenalkan putra dan putrinya.
Advertisement
Mahfud memperkenalkan putra pertamanya yang bernama Mohammad Ikhwan Zein.
"Saya ingin perkenalkan nih, saya bawa dua anak saya yang milenial. Ini yang satu dokter Mohammad Ikhwan Zein, sekarang dia sedang menyelesaikan PhD programs nya di Amsterdam University, kebetulan sedng penelitian," ungkap Mahfud.
Advertisement
Namun siapa sangka, Ikhwan Zein sejak sekolah telah mencari beasiswa sendiri. Sang putra juga tidak pernah menggunakan namanya untuk mencari kemudahan.
Advertisement
"Sejak sekolah Ia mencari beasiswa sendiri, tidak menggunakan nama saya. Orang malah tidak tahu kalau dia anak saya. Dia cari (beasiswa) sendiri, dia dapat sendiri dengan prestasinya sendiri," papar Mahfud MD.
Advertisement
Tidak beda jauh, anak kedua sekaligus putri pertama Mahfud MD juga tidak menggunakan namanya untuk mencari kemudahan. Bahkan, diungkapkan jika sampai sang putri lulus, tidak ada yang tahu Vina adalah anaknya.
Advertisement
"Anak saya kedua dokter Vina Amalia ini dokter dari Universitas Airlangga. Juga sampai lulus dari sekolah tidak ada yang tahu bahwa dia anak saya," kata Mahfud MD.
Advertisement
Rupanya, itu merupakan salah satu parenting dari Mahfud ke anak-anaknya. Ia memberikan pesan penting bahwa jangan pernah bilang kalau mereka adalah anaknya. Khususnya hanya untuk mencari kemudahan akses.
Advertisement
"Karena saya bilang, 'jangan bilang kalau kamu anak saya'. Kalau anak pejabat, itu kan biasanya diberi kemudahan-kemudahan," jelasnya.
Advertisement
Lucunya, sang putri sempat diberi subsidi oleh sang dosen berupa susu dan pisang setiap hari. Hal ini lantaran sang dosen tidak mengetahui bahwa Vina adalah putri dari Mahfud MD. Padahal saat itu, Ia sudah menjabat sebagai Ketua MK.
Advertisement
"Bahkan anak saya ini dulu oleh dosennya sempat disubsidi susu dan pisang setiap hari. Dikira nggak tahu kalau anaknya waktu itu Ketua MK," ungkapnya.
@infoseputarpresiden Mahfud MD saat hadiri acara Deklarasi Capres Tim Pemenangan Nasional Ganjar Presiden (TPN GP) di kawasan Jakarta Barat, Rabu (18/10/2023) malam.
♬ Healing Song - Piano Peace