Advertisement
Sutrimo alias Mbah Trimo membuat heboh karena dikabarkan mewakafkan sebagian besar hartanya ke Muhammadiyah.
Banyak orang pun langsung dibuat penasaran dengan sosoknya. Berikut ulasan selengkapnya:
Advertisement
Sosok Mbah Trimo mendadak jadi sorotan usai dikabarkan mewakafkan 12 SPBU nya dan cek berisi uang Rp10 miliar.
Namun, kabar tersebut ternyata tidak benar. Muhammadiyah mengkonfirmasi jika pihaknya tidak menerima wakaf seperti kabar yang beredar.
Berdasarkan informasi, Mbah Trimo hanya menyumbangkan sebagian keuntungan dari operasional SPBU miliknya.
Siapa Mbah Trimo?
Trimo adalah salah satu pengusaha sukses di Tulungagung, Jawa Timur. Dia memulai bisnis produksi kacang shanghai pada 26 Maret 1981 silam.
Advertisement
Dulunya, pria paruh baya itu mengaku hidup sangat miskin sangat kecil.
Dia bahkan sudah ditinggal orang tuanya saat masih duduk di bangku kelas 2 SR/SD.
"Orangtua saya itu dulu ada di bawah garis kemiskinan hidupnya. Sejak kelas 2 SD saya itu sudah ikut saudara," kata Trimo dikutip dari Youtube MAN TV INDONESIA (17/5/2024).
"Saya (kerja) ngarit (cari rumput) baru nanti dikasih nasi jagung untuk makan karena pada saat itu sudah yatim," tambahnya.
Awalnya, Trimo pernah bekerja di sebuah pabrik kacang di bagian pengemasan.
Berbekal pengalamannya selama enam tahun, dia akhirnya memutuskan untuk membuat usaha sendiri.
Advertisement
Tahun demi tahun berlalu, pria yang bahkan tidak lulus Sekolah Dasar (SD) itu berhasil mengembangkan bisnisnya.
Selain produksi kacang, Mbah Trimo juga memiliki pengisian tabung gas SPBE dan SPBU.
Advertisement
Hingga kini, dia semakin melebarkan bisnisnya dan memiliki karyawan kurang lebih sekitar 600 orang.
Advertisement