Salah satu makanan favorit Rasulullah SAW yang kini langka dan susah didapat.
Advertisement
Bagi sebagian orang mungkin masih asing ketika mendengar makanan 'Pega'.
Pega adalah sebutan dari orang Arab Baduy untuk sejenis tanaman jamur langka yang tumbuh di padang pasir.
Disebutkan, jika Pega merupakan salah satu makanan favorit Rasulullah SAW yang kini semakin langka. Simak ulasannya:
Advertisement
Tanaman Pega
Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi membagikan video merekam momen saat orang-orang Arab Baduy tengah memanen Pega di padang pasir.
Advertisement
WNI bernama Alman Mulyana itu menyebut, jika Pega merupakan salah satu makanan favorit Rasulullah SAW.
Advertisement
Berdasarkan informasi, Pega ini juga sering disebut sebagai Arabic Truffle Mushroom alias jamur truffle putih.
Pega hanya tumbuh sekali dalam setahun saat hujan turun.
Ketika air membasahi padang pasir, di situlah momen Pega mulai tumbuh.
Advertisement
"Hanya (orang) Arab Baduy yang mengetahui di mana tempat Pega ini tumbuh," kata Alman.
Alman mengatakan, jika orang-orang Arab Baduy biasanya berburu Pega sampai ke tengah padang pasir yang sangat jauh.
"Saking susahnya mendapatkan Pega, orang Arab Baduy rela pasang tenda tidur di tengah gurun. Pantas saja harganya mahal," ungkapnya.Pega menjadi salah satu bahan makanan yang kini mulai langka. Tak heran, jika harganya pun kini terbilang cukup fantastis.
"Pegak ini makanan kesukaan Rasulullah yang hampir punah tapi masih diburu oleh orang Arab Baduy," kata Alman.
Advertisement
Komentar Warganet
"Jamur Truffle putih, musimnya setahun sekali, pas musim dingin, harganya fantastis. Dulu tahun 2017 harganya 300 riyal perkeranjang, Rp1.200.000 lebih, enak banget wéy.," komen @bogarasa***"Pantas harga nya mahal pega memang enak rasa nya," komen @rinur***
"Jamur truffle ini yaa," komen @moezza***
"Berarti pega sejenis jamur padang pasir yaa," komen @kucing***
@almanmulyana15 VIRAL !! MAKANAN KESUKAAN NABI MUHAMMAD ﷺ YG MASIH DIBURU ARAB BADUY #fyp #umrah2023 #haji2023 #makkah🕋 ♬ suara asli - alman