Intip Kondisi Terbaru Pecatu Indah Resort Milik Tommy Soeharto, Luas 327,6 Hektare Banyak Bangunan Mangkrak

Sayangnya, ada beberapa bangunan di antaranya yang kini nampak mangkrak dan tak mendapatkan perawatan.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Intip Kondisi Terbaru Pecatu Indah Resort Milik Tommy Soeharto, Luas 327,6 Hektare Banyak Bangunan Mangkrak
Intip Kondisi Terbaru Pecatu Indah Resort Milik Tommy Soeharto, Luas 327,6 Hektare Banyak Bangunan Mangkrak (Merdeka.com)

Putra mahkota Cendana, Tommy Soeharto diketahui memiliki sederet bisnis yang masih menggurita. Salah satunya yakni berlokasi di Pulau Dewata Bali.

Bertajuk resort, di dalamnya ada begitu banyak fasilitas mewah bagi para pengunjung yang menikmati keindahan alam Pulau Bali. Tak main-main, luasnya ditaksir mencapai ratusan hektare.

Sayangnya, ada beberapa bangunan di antaranya yang kini nampak mangkrak dan tak mendapatkan perawatan. Lantas, bagaimana sebenarnya kondisi resort milik putra sulung eks Presiden RI Soeharto itu?

Melansir dari kanal YouTube Bunda Arby Channel, Kamis (7/9/2023), berikut ulasan selengkapnya. 

Bisnis Milik Tommy Soeharto

Tommy Soeharto diketahui merupakan salah satu tokoh yang memiliki deretan aset kekayaan melimpah di tanah air. Bisnisnya ada di berbagai bidang. Mulai dari energi, batu bara, petrokimia, transportasi, hingga properti.

Sebagai komisaris utama di bisnisnya pada bidang properti, pria bernama lengkap Hutomo Mandala Putra ini kedapatan membuka PT Pecatu Indah Resort yang lokasinya tak jauh dari Pantai Dreamland.

Seluas 327,6 hektare, ada berbagai proyek dan fasilitas mewah di dalamnya.

Di antaranya yakni meliputi hotel, waterpark, padang golf, hingga taman-taman dengan segudang fasilitas mumpuni. 

Tak ayal, lokasi tersebut menjadi salah satu tempat yang kerap didatangi pengunjung dari berbagai belahan dunia. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Di dalamnya terdapat banyak hotel, resort, waterpark, taman, padang golf serta fasilitas mewah lainnya," demikian dikutip dari keterangan video. 

Dibuka pada tahun 2012, kini resort milik putra Cendana itu nampak tak lagi baru.

Ada berbagai sudut resort yang mulai termakan usia.

Kendati demikian, ada beberapa hotel di dalam resort yang tetap membuka pelayanan bagi para pengunjung. Beberapa di antaranya yakni hotel yang nampak dijaga oleh beberapa satpam tepat di pintu gerbang utama.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Banyak hotel-hotel," demikian dikutip dari keterangan video.

Sementara itu, jalanan yang menjadi penghubung antara satu fasilitas dengan lainnya kini nampak masih terawat.

Tampak di sisi samping jalanan, masih dipenuhi rumput hijau serta pepohonan yang cantik nan indah.

2023 merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menilik ke salah satu area, properti milik Tommy yang berupa padang golf pun masih nampak tersedia bagi para pelanggannya. Menurut penulusuran Merdeka, padang golf yang diketahui dijuluki 'New Kuta Golf' ini memiliki lapangan golf 18 hole.

Tak main-main, padang golf tersebut pun disebut telah memiliki standar internasional dan diakui dunia.

Ada Bangunan Mangkrak

Ada Bangunan Mangkrak
Dok. Istimewa

Sayangnya, beberapa proyek tersebut justru mangkrak.

Hal itu dapat diamati dari sejumlah bangunan yang nampak tak selesai.

Tak hanya rumah, ada gedung bertingkat yang turut mangkrak dan mulai termakan usia. Lantaran cukup lama, cat tembok bangunan gedung tersebut pun nampak mulai berubah warna.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Proyek mangkrak terlihat dari jauh," demikian dikutip dari keterangan video.

Surga Bisnis Milik Tommy Soeharto

Surga Bisnis Milik Tommy Soeharto
Dok. Istimewa

Sosok putra bungsu dari penguasa Orde Baru selama 32 tahun itu dikenal memang memiliki sejumlah bisnis. Selain bisnis cengkeh pada tahun 1990, Tommy juga memiliki usaha di bidang otomotif dengan pendirian PT Timor Putra Nasional.

Selain itu, ada pula berbagai perusahaan yang diketahui pernah dikelolanya. Di antaranya yakni PT Humpuss Patragas, PT Humpuss Trading, PT Humpuss Aromatik, PT Humpuss Pengolahan Minyak, PT Humpuss Karbometil Selulose, PT Gatari Air Service, PT Usaha Gemilang Utama, PT Kaltim Methanol Industri, PT Sekar Artha Sentosa, PT Humpuss Intermoda Transportasi.

Kawasan resort tersebut menjadi salah satu andalannya dengan mengintegrasi sejumlah properti yang berupa Klapa Entertainment, Green Park, New Kuta Golf, New Kuta Kondotel, dan New Kuta Hotel Resort.

Sayangnya, kini banyak proyek tersebut yang justru macet dan tak mengucurkan pundi-pundi rupiah.

Rekomendasi