Misteri hilangnya M Yudha (23) selama dua tahun terakhir akhirnya terkuak. Polisi memastikan kerangka manusia yang ditemukan di dalam batang pohon aren tumbang di Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, merupakan pria bernama M Yudha.
Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Jhon Sitepu mengatakan identifikasi dilakukan melalui tes DNA yang mencocokkan sampel ayah korban, Amrita Hamid, dengan tulang paha, tulang iga, dan gigi kerangka tersebut.
“Jenazah Mr X (Yudha) 99,99 persen merupakan anak biologis dari Amrita Hamid berdasarkan hasil kecocokan DNA,” ujar Jhon dalam keterangan pers, Rabu (19/11/2025).
Advertisement
Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Meski identitas korban telah dipastikan, polisi masih menyelidiki penyebab kematian Yudha. Kerangka tersebut juga telah diserahkan kembali kepada keluarga.
Penemuan kerangka terjadi pada Selasa (9/9/2025) ketika dua warga, Rian dan Aldi, melihat tulang belulang di bagian batang pohon aren yang telah mati selama empat tahun dan baru tumbang akibat angin kencang.
“Mereka menemukan tulang setelah melihat retakan pada batang pohon yang tumbang,” kata Kasi Humas Polres Sergai, Iptu LB Manulang.
Advertisement
Sang Ibu Laporkan Kehilangan Korban
Penemuan itu dilaporkan ke polisi dan kemudian dikaitkan dengan laporan kehilangan yang dibuat Amelia (53), ibu Yudha. Keluarga meyakini kerangka tersebut milik Yudha setelah mengenali barang-barang yang ditemukan di lokasi.
“Adik korban sempat melihat celana yang dikenali sebagai milik Yudha sebelum ia menghilang,” ujar Anggiat, perwakilan keluarga.
Hingga kini, penyidikan terus berlangsung untuk memastikan dugaan penyebab kematian serta kronologi Yudha bisa berada di dalam batang pohon aren tersebut.