8 Cara Mengusir Tikus dari Rumah Secara Permanen, Ramah Lingkungan dan Efektif Tanpa Racun

Apakah Anda ingin mengetahui delapan metode untuk mengusir tikus dari rumah secara permanen tanpa menggunakan racun? Temukan solusi terbaik berikut ini.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
8 Cara Mengusir Tikus dari Rumah Secara Permanen, Ramah Lingkungan dan Efektif Tanpa Racun
Ilustrasi Tikus (/Photo by Kanashi on Unsplash)

Tikus merupakan hama yang dapat menimbulkan gangguan dan berisiko menyebarkan penyakit di lingkungan rumah. Banyak keluarga yang berusaha menemukan cara yang efektif untuk menghilangkan hewan pengerat ini dari tempat tinggal mereka. Kehadiran tikus tidak hanya dapat merusak properti, tetapi juga mencemari makanan dan mengancam kesehatan penghuni rumah.

Mengingat risiko penggunaan racun tikus, terutama bagi anak-anak dan hewan peliharaan, banyak orang lebih memilih metode pengusiran yang tidak menggunakan bahan kimia. Artikel ini akan membahas delapan cara efektif untuk mengusir tikus dari rumah secara permanen. Solusi yang akan dijelaskan dirancang agar aman, ramah lingkungan, serta efektif dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah Anda.

9 Cara Mencegah Tikus Kembali ke Rumah Setelah Diusir, Dijamin Efektif
Ilustrasi Tikus (Sipa/Pixabay). © 2026 Liputan6.com

Tikus sangat tidak menyukai bau menyengat dari beberapa jenis minyak esensial tertentu. Minyak esensial seperti peppermint, cengkeh, kayu putih, kayu manis, dan sereh dapat dijadikan solusi alami yang cukup efektif. Aroma yang kuat ini mengganggu indra penciuman tikus, sehingga mereka enggan mendekati area yang sudah diberi minyak tersebut. Untuk menggunakannya, Anda dapat meneteskan beberapa tetes minyak esensial pilihan pada bola kapas. Tempatkan bola kapas ini di berbagai lokasi strategis yang sering dilalui tikus, seperti dalam laci, di lemari dapur, di bawah wastafel, atau dekat pintu masuk rumah. Pastikan untuk mengganti bola kapas tersebut setiap beberapa hari agar aromanya tetap kuat dan efektif dalam mengusir tikus.

Metode ini tidak hanya aman untuk anak-anak dan hewan peliharaan, tetapi juga memberikan aroma segar di dalam rumah. Keefektifan minyak esensial dalam mengusir tikus telah banyak diakui sebagai alternatif non-racun yang praktis. Dengan cara ini, Anda dapat menjaga rumah tetap bersih dari gangguan tikus tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya. Selain itu, penggunaan minyak esensial juga memberikan manfaat tambahan berupa keharuman yang menyegarkan di dalam ruangan. Oleh karena itu, memanfaatkan minyak esensial sebagai pengusir tikus bisa menjadi pilihan yang bijak dan ramah lingkungan.

Tangan Bau Bawang saat Masak? Begini Cara Menghilangkannya
Bingung bagaimana cara menghilangkan bau bawang yang melekat di tangan? Simak cara sederhana di bawah ini. © 2026 Liputan6.com

Cuka putih terkenal dengan aroma asamnya yang sangat tidak disukai oleh tikus. Kandungan asam asetat yang terdapat dalam cuka dapat mengganggu sistem pernapasan tikus, sehingga membuat mereka menjauh dari area yang telah disemprot. Metode ini merupakan cara alami yang sederhana dan ekonomis untuk mengusir tikus. Pertama, siapkan larutan dengan mencampurkan cuka putih dan air dalam rasio yang sama ke dalam botol semprot.

Setelah itu, kocok botol tersebut agar larutan tercampur dengan baik. Semprotkan campuran cuka ini di lokasi-lokasi yang sering menunjukkan tanda-tanda aktivitas tikus, seperti di sudut ruangan, di bawah perabot, atau di dekat lubang masuk. Biarkan larutan tersebut mengering dengan sendirinya. Selain cuka putih, cuka apel juga memiliki bau yang kuat dan sifat asam yang sama efektifnya dalam mengusir tikus. Penggunaan cuka ini merupakan solusi yang ramah lingkungan dan aman untuk keluarga.

Ilustrasi bumbu dapur.
Ilustrasi bumbu dapur. (Image by wirestock on Freepik)

Beberapa jenis tanaman dan bumbu dapur memiliki aroma yang kuat dan secara alami tidak disukai oleh tikus. Contohnya adalah lavender, daun mint, rosemary, serta bumbu dapur seperti daun salam, serai, bawang putih, bawang merah, dan bawang bombay yang dapat dimanfaatkan. Aroma dari tanaman dan bumbu ini berfungsi sebagai penangkal alami yang cukup efektif. Anda dapat menanam mint di sekitar rumah atau menyemprotkan larutan daun mint yang telah dihancurkan dicampur air. Untuk daun salam dan serai, sebaiknya diletakkan di area yang sering dilewati oleh tikus. Di sisi lain, irisan bawang putih, merah, atau bombay dapat diletakkan di sudut-sudut ruangan atau tempat persembunyian tikus.

Penting untuk mengganti bawang yang sudah membusuk dengan yang segar secara berkala agar aroma yang dihasilkan tetap kuat. Dengan cara ini, Anda tidak hanya dapat mengusir tikus, tetapi juga memperindah rumah dan memberikan aroma alami yang menyenangkan. Metode ini efektif dan ramah lingkungan, sehingga dapat menjadi solusi yang baik bagi Anda yang ingin menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya. Dengan pemanfaatan tanaman dan bumbu dapur ini, Anda juga dapat menciptakan suasana yang lebih segar dan alami di dalam rumah.

Perangkap Tikus
Perangkap Tikus (Image by Rudy and Peter Skitterians from Pixabay)

Perangkap tikus hidup merupakan alternatif yang ramah lingkungan untuk menangkap tikus tanpa menimbulkan kematian. Dengan menggunakan jenis perangkap ini, Anda dapat menangkap tikus secara utuh dan melepaskannya di tempat yang jauh dari rumah Anda. Ini adalah pilihan yang sangat cocok bagi mereka yang ingin menghindari tindakan kekerasan terhadap hewan. Setelah berhasil menangkap tikus, penting untuk segera melepaskannya di lokasi yang cukup jauh dari pemukiman, idealnya sekitar 1,6 kilometer atau lebih. Pastikan tempat pelepasan tersebut tidak dihuni agar tikus tidak kembali ke rumah lain.

Penempatan perangkap harus dilakukan di jalur yang sering dilalui oleh tikus, seperti di sepanjang dinding atau di belakang perabotan. Metode ini menjamin bahwa tikus tidak akan mati di dalam rumah, sehingga tidak akan menimbulkan bau tidak sedap atau masalah kebersihan lainnya. Selain itu, perangkap hidup ini juga aman digunakan di rumah yang memiliki anak-anak dan hewan peliharaan, karena tidak mengandung racun. Dengan demikian, Anda dapat menjaga lingkungan rumah tetap bersih dan aman tanpa harus menyakiti hewan.

Ilustrasi Tikus
Ilustrasi Tikus (pexels/nikiemmert)

Alat pengusir tikus yang menggunakan teknologi ultrasonik berfungsi dengan cara memancarkan gelombang suara berfrekuensi tinggi. Meskipun gelombang suara ini tidak dapat didengar oleh manusia, suara tersebut sangat mengganggu pendengaran tikus dan hewan pengerat lainnya. Hal ini menciptakan kondisi yang tidak nyaman bagi mereka, sehingga mendorong mereka untuk pergi. Metode ini merupakan solusi modern yang tidak mengandung bahan kimia, sehingga sangat aman digunakan di rumah yang terdapat anak-anak atau hewan peliharaan.

Perangkat ultrasonik ini dapat dipasang di berbagai lokasi, seperti dapur, ruang tamu, atau gudang, untuk menjangkau area yang lebih luas. Tingkat efektivitas alat ini mungkin berbeda-beda tergantung pada model dan ukuran ruangan. Meski begitu, banyak pengguna melaporkan adanya pengurangan signifikan dalam aktivitas tikus setelah alat ini dipasang. Ini adalah solusi yang tidak invasif dan sangat mudah untuk dioperasikan, menjadikannya pilihan yang menarik bagi banyak orang.

9 Cara Mencegah Tikus Kembali ke Rumah Setelah Diusir, Dijamin Efektif
Ilustrasi Tikus (Sipa/Pixabay). © 2026 Liputan6.com

Tikus memiliki kemampuan yang mengesankan untuk memasuki rumah melalui celah-celah yang sangat kecil, bahkan yang berukuran antara 1 hingga 1,5 sentimeter. Oleh karena itu, langkah penting untuk mengusir tikus secara permanen adalah dengan menemukan dan menutup semua kemungkinan jalur masuk mereka. Lakukan pemeriksaan menyeluruh di seluruh bagian rumah. Fokuslah pada area-area seperti lubang atau retakan pada dinding, lantai, sekitar pintu dan jendela, saluran air, serta celah ventilasi.

Gunakan bahan yang kuat dan tahan terhadap gigitan tikus, seperti kawat kasa, semen, sealant, atau pelat logam untuk menutup celah-celah tersebut. Hindarilah penggunaan bahan-bahan seperti plastik, karet, atau kayu karena mudah dirusak oleh tikus. Penyegelan ini tidak hanya mencegah tikus masuk, tetapi juga menghalangi mereka untuk membangun sarang di dalam rumah. Ini merupakan langkah pencegahan jangka panjang yang sangat efektif untuk menjaga rumah tetap bebas dari hama pengerat.

Tikus masuk rumah
Tikus masuk rumah (Foto: freepik)

Kebersihan merupakan faktor utama dalam mencegah serta mengusir tikus dari rumah. Tikus cenderung mendekati sumber makanan dan tempat persembunyian yang kotor atau tidak teratur. Oleh karena itu, menjaga kebersihan secara rutin adalah langkah dasar yang sangat efektif. Pastikan semua makanan disimpan dalam wadah yang tertutup rapat agar tidak dapat dijangkau oleh tikus. Hindari meninggalkan remah-remah makanan atau sisa-sisa makanan yang berserakan di meja maupun lantai. Buanglah sampah setiap hari dan pastikan tempat sampah selalu tertutup dengan baik.

Selain itu, penting untuk tidak menumpuk barang-barang yang tidak terpakai, terutama di sudut-sudut rumah, gudang, atau area yang jarang dijangkau. Tumpukan barang-barang tersebut dapat menjadi tempat persembunyian yang ideal bagi tikus. Lingkungan yang bersih dan teratur akan membuat rumah Anda menjadi kurang menarik bagi tikus. Dengan menerapkan kebersihan yang baik, Anda tidak hanya menciptakan suasana yang nyaman, tetapi juga melindungi rumah dari gangguan tikus yang dapat merusak.

Ilustrasi Kucing
Ilustrasi Kucing /Photo by Manja Vitolic on Unsplash

Memelihara kucing bisa menjadi cara alami dan efektif untuk mengusir tikus. Kehadiran kucing di rumah membuat tikus takut karena mereka secara naluriah mengenali predator alaminya. Selain itu, kucing juga sering mengejar tikus yang mencoba masuk, sehingga populasi tikus di rumah akan berkurang drastis.

Bahkan, hanya dengan aroma tubuh kucing saja tikus sudah enggan mendekat.Jika kamu tidak bisa memelihara kucing, cukup letakkan pasir bekas kucing di sekitar area yang sering dilewati tikus sebagai tanda bahaya alami bagi mereka.

Rekomendasi