Cewek ini Berani Banget, Ambil Anak Babi Hutan dari Induknya Auto Dikejar-kejar Sampai jadi Sorotan

Aksi nekat cewek pendaki gunung gondol pergi anak babi hutan hingga dikejar induknya.

Thomas
Oleh Thomas - Reporter
Cewek ini Berani Banget, Ambil Anak Babi Hutan dari Induknya Auto Dikejar-kejar Sampai jadi Sorotan
Cewek ini Berani Banget, Ambil Anak Babi Hutan dari Induknya Auto Dikejar-kejar Sampai jadi Sorotan (Instagram @ohmeygatt)

Seorang cewek mendadak viral usai ia nekat menculik seekor anak babi hutan saat sedang mendaki di gunung.

Melansir dari akun Instagram @ohmeygatt, Jumat (20/6) kejadian itu terjadi saat ia tiba-tiba menggendong bayi babi hutan hingga dikejar oleh induknya dari atas perbukitan.

Alih-alih ketakutan, wanita itu justru tersenyum sembari berlari ke arah bawah sembari dikejar induk dan sekelompok babi hutan lainnya.

Belum diketahui nasib cewek tersebut, namun aksi berbahayanya itu mendapat beragam reaksi dari netizen.

"Mungkin rebutan hak asuh kali kaka nya 😭," tulis unggahan.

Tuai Pro Kontra

Meski tak sedikit yang merasa terhibur karena ulah cewek tersebut, namun beberapa netizen justru menyayangkan tindakannya yang dianggap keterlaluan karena menyiksa induk babi hutan.

Beragam komentar pro kontra pun diutarakan netizen terhadap aksi wanita tersebut.

"Penculikan?? Atau rebutan hak asuh min??," tulis akun @heraayunsya

"emak ica : “gaberes ni orang”," tulis akun @heaventikaa

"POV: nyari babi ngepet biar cepet kaya🥲," tulis akun @rifkarhmynm__

"dikejar sekelompok itu terakhirnya 😭," tulis akun @purpl3pe4rl

"Keliatan lucu ya? Coba bayangkan perasaan induk babinya liat anaknya dibawa lari kayak gitu... bercandanya jangan gitu lah. Ga lucu," tulis akun @sugehakehduitmanganturumlaku2

"Kasian, biarpun binatang masih punya perasaan.. mau ga tiba2 anakmu diambil dari kamu.. totally not funny at all," tulis akun @lestarikaka

"Aku sebagai ibu kok sedih liat emaknya berlari dan bingung😢 (mode baper)🙌," tulis akun @ekarinimeitari

Apakah Babi Hutan Berbahaya?

Babi hutan merupakan salah satu hewan liar yang paling ditakuti oleh para pendaki. Karakternya yang galak dan mudah diprovokasi tak jarang membuat manusia terluka jika diserang.

Meskipun mereka cenderung menghindari kontak dengan manusia, babi hutan yang merasa terancam atau diprovokasi dapat menyerang, terutama jika merasa terdesak atau melindungi anak-anaknya.

Babi hutan memiliki taring yang tajam dan bisa menyebabkan luka serius. Selain itu, babi hutan juga dapat membawa penyakit yang dapat ditularkan ke manusia.

Meski jarang terjadi, kasus kematian akibat serangan babi hutan pernah terjadi di tahun 2019. Seorang warga Desa Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas bernama Warsinah pernah menjadi korban keganasan Babi hutan.

Pada saat itu seekor babi hutan tiba-tiba menyeruduk Warsinah yang tengah mencari cengkeh. Warga lainnya, Rahmat Suwarno dan Windujaya yang hendak menolong juga ikut diserang babi hutan.

Warsinah mengalami luka parah hingga mengakibatkan darah mengucur dari luka selebar 20 cm. Nahas, nyawanya tak tertolong usai dilarikan ke Rumah Sakit Islam Purwokerto.

Rekomendasi