Nama mantan Kepala Staf Angkatan Darat (kasad) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman ramai disebut masuk dalam bursa calon ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP, M. Romahurmuziy atau Rommy sempat menyebut nama Dudung sebagai salah satu calon kuat. Namun saat dikonfirmasi, Dudung mengaku dirinya tidak tahu menahu ihwal penunjukkan dirinya itu.
"Ya, tapi saya belum berminat. Itu yang bilang siapa?," tanya Dudung.
Ketika ditanya alasan, Dudung mengatakan jika dirinya belum berminat untuk terlibat dalam urusan politik praktis. Hal itulah yang membuat Dudung saat ini mengaku belum mau jika dicalonkan sebagai ketum partai.
"Tapi sudah ada ajakan pak?. Tapi sudah ada dibujuk untuk maju, ya Pak? Kira-kira apa alasannya pak?," tanya wartawan.
"Saya tidak. Saya tidak berminat, saya belum mau berpolitik," jawab Dudung singkat.
Diketahui, sejumlah nama tokoh nasional disebut-sebut masuk dalam bursa calon ketua umum PPP di Muktamar yang akan digelar antara Agustus hingga September mendatang.
Rommy selaku Ketua Majelis Pertimbangan PPP sempat mengungkap sejumlah nama dari eksternal yang masuk bursa calon ketua umum PPP.
Selain Dudung, ada nama Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan eks Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.
Advertisement
Profil Dudung Abdurachman
Sebagai informasi, Dudung Abdurachman saat ini merupakan Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional/Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dudung adalah purnawirawan tinggi TNI AD yang lulus dari Akademi Militer (Akmil) tahun 1988. Selama bertugas di militer, Dudung menduduki berbagai jabatan mentereng.
Salah satu tonggak penting dalam karier militernya adalah ketika ia menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 2021, posisi yang Dudung emban hingga menjelang masa pensiunnya pada tahun 2023.
Berikut karier militer Dudung sejak 2011 hingga jelang pensiunnya pada 2023:
- Komandan Rindam II/Sriwijaya (2011-2012)
- Wakil Gubernur Akademi Militer (3 September 2015-24 Maret 2016)
- Wakil Asisten Teritorial Kasad (27 Oktober 2017-24 September 2018)
- Gubernur Akademi Militer (24 September 2018-27 Juli 2020) Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (27 Juli 2020-25 Mei 2021)
- Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (25 Mei 2021-31 Januari 2022)
- Kepala Staf TNI Angkatan Darat (17 November 2021-25 Oktober 2023).