5 Lagu Sering Dinyanyikan di Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Lengkap dengan Liriknya

Memperingati Hardiknas dengan lagu-lagu yang tepat dapat menumbuhkan semangat belajar di kalangan siswa dan masyarakat.

Fardi Rizal
Oleh Fardi Rizal - Reporter
5 Lagu Sering Dinyanyikan di Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Lengkap dengan Liriknya
Ilustrasi Hari Pendidikan Nasional. (Image by Freepik) (© 2025 Liputan6.com)

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) adalah sebuah peristiwa yang sangat berarti bagi bangsa Indonesia, di mana kita dapat menghargai kontribusi pendidikan dalam membangun karakter serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Setiap tahun pada tanggal 2 Mei, kita merayakan hari ini dengan berbagai aktivitas, termasuk menyanyikan lagu-lagu yang penuh inspirasi. Lagu-lagu tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya pendidikan untuk kemajuan bangsa.

Pendidikan merupakan pondasi bagi masa depan yang lebih cerah. Oleh karena itu, merayakan Hardiknas dengan lagu-lagu yang tepat dapat memotivasi semangat belajar di kalangan siswa dan masyarakat. Dalam tulisan ini, kami akan memperkenalkan enam lagu yang sering dinyanyikan saat memperingati Hari Pendidikan Nasional, lengkap dengan liriknya.

Lagu-lagu ini memiliki relevansi yang tinggi dan sering dinyanyikan untuk merayakan Hardiknas, serta dapat menjadi sumber inspirasi bagi kita semua.

1. Hymne Guru: Simbol Penghormatan kepada Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Lagu ini ditulis oleh Sartono, seorang guru musik asal Madiun, yang menciptakan karya ini meskipun tidak memiliki latar belakang pendidikan formal di bidang musik. "Hymne Guru" adalah lagu yang sangat dihormati dan sering dinyanyikan dalam perayaan Hari Guru serta Hardiknas.

Dengan lirik yang menyentuh hati, seperti "Engkau laksana pelita dalam kegelapan", lagu ini menggambarkan betapa pentingnya peran seorang guru sebagai penerang dalam kehidupan para siswa. Selain itu, lagu ini juga menyampaikan pesan tentang ketulusan dan keikhlasan guru dalam mendidik tanpa mengharapkan imbalan.

Makna yang mendalam dalam lagu ini menjadikannya relevan untuk dinyanyikan oleh semua lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak di sekolah dasar hingga pelajar di tingkat menengah. Hal ini merupakan bentuk penghargaan terhadap para pendidik yang telah memberikan kontribusi besar dalam mencerdaskan generasi bangsa.

Lirik:

Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru

Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku

Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku

S'bagai prasasti t'rima kasihku 'tuk pengabdianmu

Engkau sebagai pelita dalam kegelapan

Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan

Engkau patriot pahlawan bangsa

Pembangun insan cendekia

Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru

Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku

Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku

S'bagai prasasti t'rima kasihku 'tuk pengabdianmu

Engkau sebagai pelita dalam kegelapan

Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan

Engkau patriot pahlawan bangsa

Pembangun insan cendekia

2. Terima Kasih Guruku: Ekspresi Cinta Murid kepada Sang Guru

Lagu "Terima Kasih Guruku" sering dinyanyikan oleh para siswa pada saat perpisahan atau dalam acara-acara khusus yang berhubungan dengan dunia pendidikan. Melalui lagu ini, seorang murid dapat mengekspresikan rasa syukur dan penghormatan kepada gurunya atas bimbingan dan pengorbanan yang telah diberikan selama ini.

Dengan melodi yang sederhana dan lirik yang menyentuh hati, lagu ini sangat mudah diingat bahkan oleh anak-anak. Sebagai contoh, kalimat "Engkau pembimbing dan pelita hidupku" menunjukkan bahwa guru bukan hanya sekadar pengajar, tetapi juga sosok yang memberikan inspirasi dalam perjalanan hidup seorang murid.

Dalam konteks Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), lagu ini sering dipilih karena mampu menciptakan suasana emosional yang memperkuat ikatan antara murid dan guru, sekaligus menjadi refleksi peran penting pendidikan dalam membentuk karakter individu.

Lirik :

Terima kasihku ku ucapkan

pada guruku yang tulus

Ilmu yang berguna selalu dilimpahkan

untuk bekalku nanti

Setiap hari ku dibimbingnya

Agar tumbuhlah bakatku

Kan ku ingat selalu nasehat guruku

Terima kasihku guruku

Huu...uuu...Huu...uuu...

Setiap hari ku dibimbingnya

Agar tumbuhlah bakatku

Kan ku ingat selalu nasehat guruku

Terima kasihku guruku

Huu...uuu..

Terima kasihku guruku

3. Bangun Pemudi Pemuda: Seruan untuk Generasi Penerus Bangsa

Lagu "Bangun Pemudi Pemuda" yang ditulis oleh Alfred Simanjuntak mengajak generasi muda Indonesia untuk bangkit dan berperan aktif dalam pembangunan nasional, khususnya melalui bidang pendidikan. Lagu ini dipenuhi dengan semangat kebangkitan dan nasionalisme yang kuat.

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), lagu ini sering diputar untuk memberikan semangat kepada siswa dan mahasiswa agar tidak terbuai dan tetap mengedepankan cita-cita bangsa melalui prestasi dan dedikasi dalam belajar.

Pesan yang terkandung dalam lagu ini merupakan ajakan langsung kepada generasi muda untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu dan berkarya, serta menjadikan pendidikan sebagai jalan utama menuju kemajuan.

Lirik:

Bangun pemudi-pemuda Indonesia

Tangan bajumu singsingkan untuk negara

Masa yang akan datang kewajibanmulah

Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

Sudi tetap berusaha, jujur, dan kuat

Tak usah banyak bicara, t'rus kerja keras

Hati teguh dan lurus, pikir tetap jernih

Bertingkah laku halus, hai putra neg'ri

Bertingkah laku halus, hai putra neg'ri

Bangun pemudi-pemuda Indonesia

Tangan bajumu singsingkan untuk negara

Masa yang akan datang kewajibanmulah

Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

4. Indonesia Raya: Lagu Kebangsaan yang Menyemangati Pendidikan

Meskipun "Indonesia Raya" adalah lagu kebangsaan, lagu ini selalu dinyanyikan sebagai pembuka dalam setiap upacara resmi, termasuk saat peringatan Hari Pendidikan Nasional. Lagu ini mengandung nilai historis dan patriotik yang sangat tinggi.

Dengan semangat nasionalisme yang terasa dalam setiap baitnya, lagu ini mampu memotivasi seluruh lapisan masyarakat untuk mencintai tanah air melalui pendidikan. Pendidikan dianggap sebagai sarana utama dalam membangun masa depan bangsa.

Frasa "Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya" sangat relevan, karena mencerminkan bahwa pembangunan karakter melalui pendidikan merupakan fondasi penting untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Lirik: 

Indonesia tanah airku,

Tanah tumpah darahku,

Di sanalah aku berdiri,

Jadi pandu ibuku.

Indonesia kebangsaanku,

Bangsa dan tanah airku,

Marilah kita berseru,

Indonesia bersatu. 

Hiduplah tanahku,

Hiduplah neg'riku,

Bangsaku, Rakyatku, semuanya,

Bangunlah jiwanya,

Bangunlah badannya,

Untuk Indonesia Raya.

Indonesia Raya,

Merdeka, merdeka,

Tanahku, neg'riku yang kucinta!

Indonesia Raya,

Merdeka, merdeka,

Hiduplah Indonesia Raya.

5. Mengheningkan Cipta: Penghormatan kepada Pahlawan Bangsa

Lagu "Mengheningkan Cipta" yang diciptakan oleh Truno Prawit sering dinyanyikan untuk menghormati jasa para pahlawan. Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), lagu ini memberikan kesempatan untuk merenungkan kontribusi pahlawan pendidikan yang telah berjuang untuk mendirikan sekolah dan menyebarkan ilmu meskipun dalam keterbatasan.

Meskipun liriknya singkat dan penuh nuansa khidmat, lagu ini mampu menimbulkan dampak emosional yang mendalam serta memperkuat rasa nasionalisme dan kesadaran akan pentingnya pendidikan.

Sebagai bagian dari upacara peringatan Hardiknas, lagu ini diakhiri dengan momen hening dan doa, menjadikannya penutup yang bermakna bagi seluruh rangkaian upacara pendidikan.

Lirik: 

Dengan seluruh angkasa raya memuji

Pahlawan negara

Nan gugur remaja di ribaan bendera

Bela nusa bangsa

Kau kukenang wahai bunga putra bangsa

Harga jasa

Kau cahya pelita

Bagi Indonesia merdeka

People Also Ask

1. Mengapa lagu wajib dinyanyikan saat Hari Pendidikan Nasional?

Lagu wajib mengandung pesan moral dan nilai patriotisme yang relevan dengan semangat pendidikan dan nasionalisme, sehingga memperkuat makna peringatan Hardiknas.

2. Siapa pencipta lagu Hymne Guru?

Lagu Hymne Guru diciptakan oleh Sartono, seorang guru dari Madiun yang dikenal karena menciptakan lagu tersebut tanpa latar belakang pendidikan musik formal.

3. Lagu apa yang biasa dinyanyikan anak-anak saat peringatan Hardiknas?

Biasanya, lagu “Terima Kasih Guruku” dan “Hymne Guru” menjadi pilihan utama karena mudah dihafal dan sarat makna penghormatan kepada guru.

Rekomendasi