Punya Harta Rp7000 Triliun, ini Nama 14 Anak, Eks Istri & Wanita Dekat Elon Musk

Kisah keluarga Elon Musk menarik perhatian publik karena keunikannya, termasuk nama-nama anak-anaknya yang tidak biasa.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Punya Harta Rp7000 Triliun, ini Nama 14 Anak, Eks Istri & Wanita Dekat Elon Musk
Punya Harta Rp7000 Triliun, ini Nama 14 Anak, Eks Istri & Wanita Dekat Elon Musk (Merdeka.com)

Siapa Elon Musk? Pengusaha visioner di balik SpaceX dan Tesla, dikenal dengan ambisi besarnya di dunia teknologi dan eksplorasi luar angkasa. Namun, di balik kesuksesan gemilang tersebut, tersimpan kisah keluarga yang kompleks dan menarik perhatian publik. Terbaru per Februari 2025 lalu, Elon Musk diketahui menyambut anak ke-14.

Perjalanan kehidupan keluarga Elon Musk dimulai dari pernikahannya dengan Justine Wilson pada tahun 2000 hingga perceraian mereka di tahun 2008. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai enam orang anak.

Setelah bercerai, Elon menikah lagi dengan aktris Talulah Riley, namun hubungan ini tidak menghasilkan keturunan. Selanjutnya, Elon menjalin hubungan dengan penyanyi Grimes, yang memberinya dua orang anak. Terakhir, hubungannya dengan Shivon Zilis menghasilkan empat orang anak kembar.

Kisah keluarga Elon Musk menarik perhatian publik karena keunikannya, termasuk nama-nama anak-anaknya yang tidak biasa. X Æ A-Xii dan Exa Dark Sideræl, misalnya, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Jumlah anak yang cukup banyak juga menjadi faktor yang membuat kisah keluarganya menarik untuk dibahas. Lantas, siapa saja mereka? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (5/3), berikut ulasan selengkapnya untuk Anda.

Pernikahan Elon Musk yang pertama adalah dengan Justine Wilson, yang berlangsung dari tahun 2000 hingga 2008. Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai enam orang anak. Sayangnya, anak pertama mereka, Nevada Alexander Musk, meninggal dunia pada usia 10 minggu karena Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

Kelima anak lainnya yang masih hidup adalah Griffin Musk, Vivian Jenna Wilson (sebelumnya Xavier Musk), Kai Musk, Saxon Musk, dan Damian Musk. Vivian Jenna Wilson menarik perhatian karena telah mengubah nama dan identitas gendernya.

Nama-nama anak-anak dari pernikahan ini terkesan sederhana namun tetap elegan. Tidak ada nama-nama yang terlalu unik atau aneh, menunjukkan pendekatan yang lebih tradisional dalam pemberian nama. Namun, perubahan nama Vivian Jenna Wilson menunjukkan sebuah perjalanan pribadi yang menarik dan perlu dihormati.

Perceraian Elon Musk dan Justine Wilson tentunya membawa dampak yang besar pada anak-anak mereka. Meskipun demikian, informasi lebih lanjut mengenai kehidupan pribadi mereka tetap terbatas karena alasan privasi.

Hubungan Elon Musk dengan Grimes, seorang penyanyi asal Kanada, menghasilkan dua orang anak. Anak pertama mereka bernama X Æ A-Xii Musk, dan anak kedua mereka yakni bernama Exa Dark Sideræl Musk.

Nama-nama unik ini menjadi perbincangan luas di media sosial dan memicu berbagai interpretasi. X Æ A-Xii, misalnya, diinterpretasikan sebagai representasi dari berbagai konsep seperti AI, 'X' sebagai variabel, 'Æ' sebagai simbol cinta dan/atau kecerdasan, dan 'A-12' sebagai kode pesawat mata-mata.

Elon Musk juga memiliki empat anak kembar dari hubungannya dengan Shivon Zilis, seorang eksekutif di Neuralink. Dua pasang anak kembar ini lahir pada tahun 2021 dan Februari 2025.

Sayangnya, informasi mengenai nama-nama mereka masih terbatas karena alasan privasi. Hal ini menunjukkan komitmen Elon Musk untuk menjaga privasi keluarganya.

Meskipun beberapa informasi mengenai anak-anaknya terbatas karena alasan privasi, kisah keluarga Elon Musk tetap menjadi topik yang menarik dan penuh perbincangan hingga kini di media sosial.

Terlepas dari kontroversinya, Elon Musk diketahui merupakan seorang pengusaha sukses yang memiliki jumlah kekayaan fantastis.

Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX sempat dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia dengan kekayaan yang diperkirakan mencapai US$ 486,4 miliar atau sekitar Rp 7.963 triliun (kurs asumsi).

Meski demikian, per Desember 2024 lalu, kekayaannya mengalami penurunan lantaran penurunan penjualan Tesla year over year pertama pada 2024, dengan penjualan 20.000 kendaraan lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.

Persaingan ketat dengan produsen mobil China, terutama BYD, yang menawarkan harga lebih terjangkau dan telah mengimplementasikan teknologi AI yang dijanjikan Tesla, juga menjadi penyebab utama penurunan ini.

Rekomendasi