Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mendadak 'melamar' anak seorang penjual gorengan pinggir jalan di Subang, Jawa Barat. Momen tersebut terekam dalam video yang dibagikan di kanal Youtube KANG DEDI MULYADI CHANNEL.
Dalam unggahan, terlihat jika Dedi awalnya tak sengaja bertemu dengan wanita pedagang gorengan di pinggir jalan. Dia pun memutuskan memborong dagangan si penjual sambil mengajaknya berbincang.
"Ibu dijual enggak itu? mau (beli) combro dong semuanya udah," kata Dedi dalam video.
Wanita penjual gorengan itu lalu bercerita jika ia setiap hari berjualan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya bersama putri bungsunya. Hal tersebut dilakukan usai sang suami meninggal dunia tiga tahun lalu.
Saat sedang asik berbincang, Dedi kemudian menyebut jika dirinya sedang mencari istri. Dia pun menanyakan apakah putri bungsu dari ibu penjual gorengan itu mau dijadikan istrinya atau tidak.
"Suami ibu wafat meninggalkan 4 anak. yang pertama udah kawin, dua udah, tiga udah, si bungsu belum? Cantik enggak? Udah kawin sama saya aja," kata Dedi.
"Ya kalau mah boleh bapak, apalagi (sama) bapak. (anaknya) lagi bikin gorengan combro di rumah," jawab si pedagang gorengan.
Mendengar tawaran Dedi yang ingin melamar putrinya, ibu penjual gorengan pun hanya bisa tertawa. Dia menyebut mengizinkan anaknya dinikahi Gubernur Jabar jika memang anaknya menghendaki.
"Di mana si bungsu lagi bikin gorengan ini, di mana rumahnya? Saya mau lamar jadi istri saya, bener dilamar jadi istri saya dikasihin enggak? Saya lagi cari istri," tanya Dedi.
"Ya kalau mau yaa silahkan, rumahnya jauh di bawah. Ah si bapak sudah ganteng sudah kaya sudah punya mobil," jawab ibu penjual gorengan.
Advertisement
Sebelum pergi, Dedi kemudian membayar combro yang ia beli dengan uang lebih. Dia kemudian berkelakar dan menyebut putri bungsu ibu penjual gorengan itu dengan panggilan calon istri.
"Ini buat bayar zakatnya saya bayarin kan calon istri. Ini buat beli baju lebaran," kata Dedi Mulyadi.
Sambil menangis, ibu penjual gorengan itu terus-terusan mengucapkan terima kasih ketika Dedi Mulyadi memberikan sejumlah uang pecahan Rp100 ribu kepadanya. Dia mengaku tak menyangka mendapat rezeki dari Gubernur Jabar.