Apakah ibu hamil sering mengalami kesemutan di pergelangan dan jari-jari tangan? Jika iya, bisa jadi itu adalah salah satu gejala lorong karpal atau Carpal Tunnel Syndrome pada ibu hamil.
Carpal Tunnel Syndrome (CTS) sendiri merupakan sebuah kondisi di mana dapat menyebabkan tangan menjadi kebas, lemas dan terkadang sulit untuk digerakkan. CTS juga sering ditandai dengan lemahnya otot tangan. Sehingga cengkraman tangan menjadi melemah dan jari-jari pun sulit digerakkan.
Pada umumnya, kondisi ini terjadi pada tangan yang sering digunakan. Selain itu juga sering terjadi pada jari telunjuk dan jari tengah.
Lantas apakah Carpal Tunnel Syndrome pada ibu hamil lebih rentan terjadi? Bagaimana gejala dan cara mengatasinya? Melansir dari Alodokter, Selasa (27/8), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Apakah Carpal Tunnel Syndrome pada Ibu Hamil Lebih Rentan Terjadi?
Bagi sebagian orang mungkin bertanya-tanya apakah Carpal Tunnel Syndrome pada ibu hamil lebih rentan terjadi? Ya, Carpal Tunnel Syndrome pada ibu hamil memang lebih rentan terjadi.
Hal ini lantaran adanya perubahan hormon pada ibu hamil yang menyebabkan tubuh mengalami kelebihan cairan (edema). Kelebihan cairan ini mampu merembes melalui jaringan tubuh dan menekan saraf pada pergelangan tangan.
Kondisi inilah yang dapat memicu Carpal Tunnel Syndrome pada ibu hamil. Ibu hamil mengalami diabetes gestasional atau dengan badan barat berlebih memiliki risiko lebih besar menderita Carpal Tunnel Syndrome.
Advertisement
Gejala Carpal Tunnel Syndrome pada Ibu Hamil
Adapun beberapa gejala Carpal Tunnel Syndrome pada ibu hamil yang perlu diwaspadai adalah sebagai berikut:
- Kesemutan
- Tangan menjadi kaku dan sulit untuk digerakkan
- Mati rasa pada jempol, jari telunjuk, dan jari tengah
- Kesulitan menggenggam benda
- Sakit pada pergelangan tangan dan lengan bagian bawah
- Jari dan pergelangan tangan terasa bengkak
- Adanya sensasi panas pada tangan dan lengan
Lebih lanjut dijelaskan bahwa gejala Carpal Tunnel Syndrome pada ibu hamil akan menghilang setelah persalinan. Atau lebih tepatnya seiring hilangnya penumpukan cairan pada tubuh dan juga kadar hormon yang kembali normal. Akan tetapi pada beberapa kasus, gejala Carpal Tunnel Syndrome pada ibu hamil dapat berlangsung hingga 1 tahun pasca persalinan.
Advertisement
Cara Mengatasi Carpal Tunnel Syndrome pada Ibu Hamil
Umumnya terjadi di kehamilan trimester kedua dan ketiga, para ibu hamil sebenarnya dapat mengatasi dan meredakan CTS. Adapun cara mengatasi Carpal Tunnel Syndrome pada ibu hamil adalah sebagai berikut:
1. Lakukan Peregangan Tangan
Luruskan tangan ke depan dengan telapak tangan menghadap ke atas. Dengan tangan satunya, pegang ke empat jari dan tekuk pergelangan sampai ujung jadi menghadap ke bawah. Tahan posisi peregangan tersebut selama 15-30 detik. Ulangi cara tersebut sebanyak 2-4 kali.
2. Pijat Tangan
Mintalah pertolongan kepada orang terdekat untuk memijat pergelangan tangan, lengan hingga punggung.
3. Kompres Tangan dengan Es Batu
Bungkus es batu dengan kain atau handuk tipis. Kemudian kompres pada tangan yang kesemutan selama 10-15 menit. Ibu hamil juga bisa merendam tangan di dalam air hangat yang dilanjutkan melakukan peregangan tangan secara perlahan. Lakukan cara tersebut sebanyak 3-4 kali sehari.
4. Istirahat Sejenak
Ibu hamil sebaiknya langsung beristirahat sejenak saat merasakan kesemutan. Jika bekerja menggunakan komputer, cobalah menggunakan bantak kecil untuk menopang pergelangan tangan.
5. Yoga
Menurut penelitian, yoga terbukti mampu membantu mengurangi rasa sakit akibat kesemutan. Yoga juga bisa membuat pergelangan tangan menjadi lebih kuat.