Aksi biadab ditunjukan oleh tentara wanita Israel. Dia melakukan pemerkosaan kepada sejumlah tahanan pria Palestina. Aksi tak berperikemanusiaan ini bahkan dilakukan di hadapan orang banyak. Perlakuan tersebut terkuak usai salah satu tahanan Palestina dibebaskan dari penjara Israel.
Semua yang terjadi kepadanya selama ditahan Israel seolah menjadi mimpi buruk dan menimbulkan trauma. Seperti apa cerita selengkapnya? Simak ulasan berikut ini, Jumat (16/8).
Ribuan Palestina Ditahan dan Disiksa
Melansir dari laman Middle East Eye, ribuan tahanan Palestina di tahan oleh Israel. Mereka dihukum dengan cara disiksa habis-habisan walau tak bersalah.
“Dengan mata tertutup, tangan di belakang kepala dan berdiri di dekat pagar kawat berduri di kamp penahanan Sde Teiman Israel,” tulis keterangan yang dipaparkan dalam laman Middle East Eye.
Sebuah potret bocor berasal dari pangkalan militer dan tahanan Israel Sde Teiman. Dalam potret tersebut terlihat para tahanan tanpa tuduhan secara rutin mendapat siksaan yang begitu keji.
Ibrahim Salem, seorang tahanan pria yang kini sudah bebas yang berada dalam foto tersebut mengatakan bahwa dirinya ditahan hampir selama delapan bulan.
Advertisement
Diperkosa oleh Tentara Wanita Israel
Ibrahim Salem bercerita, foto yang pertama kali diterbitkan oleh pihak CNN itu hanyalah sebagian kecil dari pengalaman mengerikannya selama ditahan oleh Israel. Bukan hanya siksaan, ternyata para tahanan Palestina juga mendapat tindakan pelecehan seksual selama di penjara.
Mereka mengalami pemerkosaan yang dilakukan oleh pihak tentara wanita Israel. Selain itu, Ibrahim mengatakan bahwa para tahanan juga disengat listrik hingga pemukulan yang kerap terjadi.
“Sebagian besar tahanan akan keluar dengan luka di dubur [yang disebabkan oleh kekerasan seksual],” ucap Ibrahim Salem (36) mengatakan kepada Middle East Eye.
Banyak tahanan yang mengaku telah diperkosa oleh tentara wanita Israel. Hal ini tentu mengakibatkan trauma besar bagi para tahanan.
Ibrahem Salem mendapatkan sebuah informasi dari tahanan lain yang menjadi korban pemerkosaan. Pria berusia 40 tahun ini menceritakan kebanyakan pemerkosaan itu terkadang dilakukan oleh tentara wanita berusia remaja.
“Merupakan praktik umum bagi tentara untuk menelanjangi tahanan, memasukkan benda ke dalam dubur mereka dan mengambil alat kelamin mereka secara agresif ketika mereka berganti pakaian,” jelas keterangan dikutip dari Middle East Eye.
Advertisement
Diperkosa di Depan Tentara Lain
Sungguh tak manusiawi dan keji, setiap pemerkosaan dilakukan di hadapan tentara lain yang berada di ruangan tersebut. Para tahanan korban pemerkosaan ini diminta untuk membungkuk di atas meja dengan tangan diletakkan di depannya dengan kondisi diborgol.
Kemudian prajurit wanita itu berdiri di belakangnya dan memasukkan jari-jarinya dan benda lain ke dalam rektum korban.
“Ketika dia bereaksi atau mundur, prajurit yang berdiri di depannya akan memukul kepalanya dan memaksanya untuk membungkuk lagi. Itu adalah salah satu dari banyak cerita yang dia dengar di tahanan, tambah Salem,” penjelasan lebih lanjut dari Middle East Eye.
“Salem mengatakan dia juga disentuh di bagian pribadinya oleh seorang tentara wanita dan ada benda yang dimasukkan ke dalam duburnya di beberapa titik,” pungkas keterangan yang dipaparkan.