Jenderal Polri Nostalgia sama Motor Tua: Paling Ditakuti, Dengar Suaranya Taruna Lari

Momen Jenderal Polri nostalgia sama motor tua yang paling ditakuti Taruna Akpol.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Jenderal Polri Nostalgia sama Motor Tua: Paling Ditakuti, Dengar Suaranya Taruna Lari
Jenderal Polri Nostalgia sama Motor Tua. Instagram kabaharkam ©2023 Merdeka.com

Jenderal Polri satu ini bernostalgia dengan motor tua yang penuh kenangan. Namun siapa sangka, motor tua itu paling ditakuti oleh para Taruna Akpol.

Bahkan, mereka langsung berlari saat mendengar suara motor tua tersebut. Lantas bagaimana momen Jenderal Polri nostalgia sama motor tua yang paling ditakuti Taruna Akpol?

Melansir dari akun Instagram kabaharkam, Rabu (5/7), simak ulasan informasinya berikut ini.

Komjen Mohammad Fadil Imran baru-baru ini bernostalgia dengan sebuah motor tua. Rupanya, motor tersebut bukanlah motor sembarangan. Motor yang digunakan saat menjadi pengasuh di Akpol ini penuh akan kenangan dan sangat berkesan.

"Motor ini adalah motor yang penuh kenangan dan sangat berkesan," ujar Fadil Imran.

"Saya menggunakan motor ini tahun 1994-1996 jadi pengasuh di Akpol," jelasnya.

Ada cerita menarik di balik motor tua tersebut. Rupanya, motor ini paling ditakuti oleh para Taruna Akpol. Bahkan, mereka langsung berlari saat mendengar suara motor tua tersebut.

"Inilah yang menjadi momok yang paling ditakuti oleh Taruna Akpol ketika mendengar suaranya waktu itu," ujar Fadil."Bisa langsung lurus barisannya," kata Gubernur Akademi Kepolisian Irjen Polisi Krisno H. Siregar."Gara-gara suara motor ini Taruna bisa lari," sambung Fadil.

Motor tersebut telah banyak berjasa bagi tubuh Polri. Motor tua ini sudah mengantarkan dan menghasilkan personel polisi menjadi seorang Jenderal.

"Nah saya melihat motor ini kemudian saya ingin bernostalgia untuk mengenang masa lalu saya menjadi pengasuh Taruna Akpol," papar Fadil."Jadi motor ini sudah mengantar saya menjadi Jenderal Bintang tiga sampai sekarang dan beliau menjadi Gubernur Akpol Bintang dua," lanjutnya."Jenderal Listyo Sigit Prabowo waktu itu juga Dantontar, Dankitar bersama kita. Jadi banyak suka dan dukanya motor ini. Dari motor inilah pengasuh menghasilkan Jenderal Polisi juga," tutupnya.

Wakapolda Banten Brigjen Polisi Muhammad Sabilul Alif pun turut berkomentar pada unggahan tersebut. Ia tidak menampik fakta yang diungkapkan oleh Fadil Imran terkait motor tua itu.

"Ampuuunn Jenderal, siapp bener sekali...siapp jungkirr.🙈," komentar Sabilul Alif."@m.sabilul_alif hehehe 😂," balas kabaharkam.

Jenderal Polri satu ini bernostalgia dengan motor tua yang penuh kenangan. Namun siapa sangka, motor tua itu paling ditakuti oleh para Taruna Akpol.Berikut videonya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri (@kabaharkam)

Halaman Berikutnya Sebelum Ditanam, Kenali 12 Tanaman Hias Beracun yang Perlu Dijauhkan dari Anak dan Hewan
Rekomendasi