Aktor sekaligus mantan narapidana kasus narkoba Tio Pakusadewo mengungkapkan pengalamannya ketika menjalani masa tahanan di dalam penjara.
Ia secara blak-blakan mengungkapkan proses masuknya narkoba dari luar ke dalam lapas dengan cara-cara yang sudah bukan menjadi rahasia umum.
Tio mengatakan salah satu cara untuk memasukkan narkoba ke lapas adalah ketika terjadi mati lampu. Simak ulasannya sebagai berikut.
Advertisement
Hal yang paling membuat orang lain penasaran adalah bagaimana cara narkoba bisa masuk ke dalam penjara. Tio mengungkapkan dengan detail bagaimana peristiwa itu terjadi.
Ia mengatakan tanda bahwa ada narkoba baru yang masuk setiap satu atau dua minggu sekali lampu lapas mati. Matinya lampu itu sebagai tanda bahwa ada barang baru yang masuk ke lapas.
“Masuknya detailnya bagaimana gue gak tahu. Cuma gosip-gosip yang gue denger, beberapa waktu sekali entah satu atau dua minggu sekali mati lampu nih lapas, dan itu anak-anak udah pada ketawa-ketawa tuh. Itu artinya barang baru masuk,” ucap Tio.
Advertisement
Selain mati lampu, ada satu kode lain yang dapat dipakai untuk menandai masuknya narkoba ke dalam lapas.
Tio mengatakan akan ada darling (bandar keliling) yang yang berteriak owe-owe sebagai tanda bahwa di dalam lapas sudah ada orang yang siap berjualan narkoba di dalam.
“Kalau antara napi kita sudah tahu kalau ada darling lewat, owe gitu, dia teriak owe, berarti ini sudah ada yang jualan ini,” ungkap Tio.
“Kalau kita tidak bisa keluar, kasih duit aja gini, yang owe-owe itu, keluar itu cepek, oh cepek berarti paket hemat ini,” lanjutnya.
Advertisement
Meskipun Tio tertangkap dan di penjara sebagai seorang pemakai narkoba, ia mengaku bahwa kini sudah tidak lagi menggunakan barang haram tersebut.
Momen itu terjadi ketika Tio bertemu dengan Ali Imran di Polda. Tio mengatakan pertemuan itu membuatnya menjadi kembali mengingat Tuhan dan berhenti narkoba.
“Aku setelah ketemu sama Ali Imran di Polda habis itu sudah, takut sama Tuhan. Alhamdulillah,” ucap Tio.