Kemampuan Ida Dayak dalam menyembuhkan keluhan penyakit banyak diacungi jempol. Tak main-main, bahkan ada dua jenderal TNI intelijen yang turut takjub.
Kedua sosok tersebut seketika sembuh usai bertemu Ida Dayak. Lantas, siapa sebenarnya kedua tokoh intelijen di tanah air itu?
Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Advertisement
Jenderal TNI (Purn.) AM Hendropriyono
Tokoh militer pertama yang tergiur menjajal pengobatan ala Ida Dayak ialah Jenderal TNI (Purn.) AM Hendropriyono. Mertua eks Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa ini menemui Ida Dayak untuk menyembuhkan masalah tulang yang dialaminya kala itu.
Sebelumnya, Hendropriyono mengaku bahwa mengalami gangguan pada bagian dengkul kakinya. Ia merasakan sakit yang begitu mengganggu, namun usai melakukan pengobatan urut yang terbilang 'ajaib' dari Ida kini dengkulnya sudah sembuh dan pulih kembali.
"Dengkul saya kan sakit untuk orang-orang tua seusia saya sudah dekat 80-an itu dengkul sakit. Ya sekarang enggak lagi tuh sembuh," tutur Hendropriyono.
Advertisement
Beri Rekomendasi ke Masyarakat Luas
Hendropriyono pun mengaku merasa puas atas pengobatan alternatif yang diberikan Ida Dayak. Sehingga ia memberikan saran untuk mengangkat pengobatan 'ajaib' itu menjadi salah satu tradisi yang unggul di kancah internasional.
Mertua eks Panglima TNI ini mengaku sudah membuktikan keajaiban metode pengobatan tersebut. Sehingga membuat sakit dengkul yang sebelumnya diderita sembuh.
"Ini terbukti semua bahwa bisa menyembuhkan. Ini sesuatu hal yang ajaib yang merupakan kearifan lokal yang harus kita angkat sebagai salah satu tradisi yang unggul dunia Internasional," paparnya.
Advertisement
Letnan Jenderal TNI (Purn.) Sutiyoso
Sosok jenderal intelijen kedua yang turut menjajal kemampuan Ida Dayak ialah Letnan Jenderal TNI (Purn.) Sutiyoso. Dalam sebuah video singkat yang diunggah akun Instagram @aleta20aleta beberapa waktu lalu, Sutiyoso nampak didatangi langsung oleh Ida Dayak.
Diajak menari, Sutiyoso lantas diurut. Usai mendapatkan tindakan dari Ida Dayak, Sutiyoso mengaku gangguan kesehatan yang dialaminya mulai berkurang.
"Habis dipijit mendingan ya?" tanya sang pemilik video.
"Ya mudah-mudahan saja (mendingan). Nanti saya perlu pelatihan," terang Sutiyoso.
Sebelum bertemu Ida Dayak, Sutiyoso mengaku tak bisa melakukan gerakan jongkok.
Usai diurut, dia seketika langsung bisa berjongkok sendiri. Sutiyoso nampak lega dengan kondisinya kala itu yang lebih baik dari sebelumnya.
Advertisement
Pengobatan Ida Dayak Disarankan Sutiyoso
Merasa puas dengan tindakan Ida Dayak yang dapat membuat kondisinya lebih baik, mantan Wadanjen Kopassus tahun 1992 itu turut memberikan saran ke masyarakat luas.
Menurutnya, pengobatan Ida Dayak dapat menjadi salah satu alternatif yang bisa ditempuh masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan. Bahkan, Sutiyoso seolah merekomendasikan.
"Masyarakat yang punya masalah kesehatan, ingin coba (pengobatan Ida Dayak) silakan coba. Contohnya aku pengen coba," katanya.
Tak hanya memberikan saran kepada masyarakat, Sutiyoso pun juga terdengar memberikan ungkapan doa bagi Ida Dayak. Sosok wanita kelahiran Kalimantan Selatan itu diharapkan dapat memperoleh pahala berlipat lantaran menolong banyak orang tanpa memungut biaya.
Advertisement
Dua Jenderal Intelijen di Tanah Air
Baik Hendropriyono maupun Sutiyoso, keduanya diketahui merupakan tokoh militer yang cukup disegani. Keduanya sama-sama pernah dipercaya menempati posisi sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Hendropriyono menjabat sebagai Kepala BIN pada 10 Agustus 2001 hingga 8 Desember 2004. Lantaran gelar profesornya di bidang ilmu filsafat intelijen pertama di dunia, Hendropriyono pun lantas dijuluki sebagai the master of intelligence.
Sementara itu, Sutiyoso diketahui menjabat Kepala BIN sejak tanggal 8 Juli 2015 lalu purna pada 9 September 2016. Sebelum menjabat posisi tersebut, Sutiyoso telah lebih dulu terjun ke dunia politik sebagai Gubernur DKI Jakarta sejak tahun 1997 hingga 2007.