Anak Presiden, Jenderal TNI Hingga Pejabat Istana Jajal 'Kesaktian' Ida Dayak

Bukan hanya orang biasa, sejumlah pejabat hingga jenderal TNI ikut 'terkesima'. Beberapa tokoh ternama tersebut bahkan tak ragu menjajal kemampuan Ida Dayak.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Anak Presiden, Jenderal TNI Hingga Pejabat Istana Jajal 'Kesaktian' Ida Dayak
Pengobatan Unik Ida Dayak. Youtube/Hi Bali ©2023 Merdeka.com

Sosok Ida Dayak tak henti-hentinya merebut atensi publik. Bukan hanya orang biasa, sejumlah pejabat hingga jenderal TNI ikut 'terkesima'.

Beberapa tokoh ternama tersebut bahkan tak ragu menjajal kemampuan Ida Dayak dalam menyembuhkan penyakit. Hasilnya, Ida bahkan banjir pujian.

Lantas, siapa saja para tokoh yang telah menjajal kemampuan Ida Dayak? Berikut ulasan selengkapnya.

Mertua Eks Panglima TNI

Sosok pertama 'pasien' dari kalangan tokoh ternama di tanah air yakni Jenderal TNI (Purn.) A.M Hendropriyono. Mertua mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa ini pun berhasil disembuhkan oleh Ida Dayak.

Diketahui ia telah menjajal pengobatan alternatif pada Ida Dayak untuk menyembuhkan ragam masalah tulang. Sebelumnya, mantan ketua BIN ini mengaku bahwa mengalami gangguan pada bagian dengkul kakinya.

Dia merasakan sakit yang begitu mengganggu, namun usai melakukan pengobatan urut yang terbilang 'ajaib' dari Ida kini dengkulnya sudah sembuh dan pulih kembali.

Hendropriyono merasa puas atas pengobatan alternatif yang diberikan Ida Dayak. Bahkan, dia tak ragu-ragu memberikan saran untuk mengangkat pengobatan 'ajaib' itu menjadi salah satu tradisi yang unggul di kancah internasional.

"Ini terbukti semua bahwa bisa menyembuhkan. Ini sesuatu hal yang ajaib yang merupakan kearifan lokal yang harus kita angkat sebagai salah satu tradisi yang unggul dunia Internasional," jelasnya.

Anak Presiden RI Pertama Soekarno

Sementara itu, putra Presiden RI Pertama Soekarno, Guruh Sukarnoputra juga turut merasakan keampuhan Ida Dayak dalam mengobati berbagai gangguan kesehatan. Guruh pun tak segan untuk menemui Ida Dayak secara langsung dan seorang diri.

Momen pertemuan tersebut dibagikannya melalui video singkat yang diunggah pada akun Instagram pribadinya @guruh_sukarno_putra.

Menurut keterangannya dalam video tersebut, rupanya selama ini Guruh mengalami gangguan pada salah satu jari di tangan kanannya. Setelah bertemu dan berbincang, Ida Dayak segera memberi tindakan seorang diri. Beberapa kali, jari Guruh nampak diurut.

Tindakan tersebut membuat Guruh beberapa kali nampak kesakitan. Sesekali, bahkan dirinya terlihat menutup wajah sembari menahan sakit.

Namun diketahui, tindakan tersebut membuat Guruh dapat kembali pulih. Jari tangannya dapat kembali ditekuk.

"Alhamdulillah tangan Mas Guruh yang sudah lama tidak bisa ditekuk akhirnya setelah diobati Ibu Ida bisa tekuk," demikian dikutip dari keterangan pada video milik akun TikTok @17_patria.m

Ali Mochtar Ngabalin

Tak hanya kedua tokoh tersebut, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin juga ikut menjadi 'pasien' Ida Dayak. Pria kelahiran Papua Barat itu mencoba kemampuan Ida Dayak dalam menyembuhkan gangguan kesehatan pada tubuh.

Melansir dari kanal YouTube MerdekaDotCom, Ali diketahui bertemu tatap muka dengan sosok wanita asal Kalimantan Selatan tersebut di rumah Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Mengenakan kaos putih santai, Ali berbincang langsung dengan Ida Dayak yang tampil dalam pakaian adat. Ali menerangkan ke Ida Dayak jika dirinya selama ini tengah memiliki permasalahan tulang.

Tak berselang lama, Ida Dayak lantas seketika memberikan tindakan. Ida mengobati bagian perut, punggung hingga pinggang Ngabalin.

Ida Dayak Mengaku Tak Ada Ilmu

Ida mengaku keahlian yang didapatkannya untuk menyembuhkan pasien bukanlah dari sebuah ilmu. Namun cukup dengan rasa tulus saling mengasihi sesama manusia dan ikhlas menolong walaupun terdapat perbedaan suku hingga agama.

"Tidak ada ilmu. Ilmunya adalah hanya kasih sayang sesama manusia," ungkap Ida.

"Ciptakan tolong menolong, toleransi, persaudaraan, walaupun berbeda suku, agama, ras. Walaupun berbeda warna kita adalah saudara," imbuhnya.

Praktik pengobatan yang dilakukan Ida Dayak di berbagai daerah ini pun diketahui tidak dipungut biaya sekalipun alias gratis.

"Namun pasien diwajibkan untuk membeli minyak ramuan yang harganya sangat terjangkau, karena minyak tersebut yang digunakan untuk memijat dan mengurut pasien, dari pengobatan tersebut ada beberapa penyakit yang tidak langsung sembuh dan harus tetap berproses, namun lebih banyak yang langsung sembuh," tulis keterangan dalam unggahan akun Instagram @penkostrad.

Rekomendasi