Seorang petani bunga edelweis di Ranca Upas, Bandung mengamuk setelah sebagian lahan kebunnya rusak dilindas rombongan motor trail pada Minggu (5/3) lalu.
Petani bernama Supriatna tersebut naik pitam saat melihat tanaman bunga edelweis yang telah ia tanam dengan jerih payahnya rusak karena ulah pemotor trail yang melewati lahannya.
Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Tiktok @mang_uprit_mangprang79 aksi geram Supriatna viral di media sosial dan mengecam tindakan penyelenggara atas perbuatan mereka. Bagaimana ulasannya? Simak informasi berikut.
Advertisement
Pria bernama Supriatna yang mengaku sebagai pembudidaya bunga edelweis di Ranca Upas tak kuasa meluapkan amarahnya setelah kebun bunga miliknya rusak tak berbentuk karena dilindas gerombolan motor trail yang melewati lahan miliknya.
Dalam unggahan di media sosial miliknya, terlihat ia sangat mengecam ulah para pengendara trail yang melindas edelweis miliknya. Terlebih dirinya berujar sudah menanam dengan bersusah payah dan penuh kesulitan.
"Panitia di acara trail di kampung saya ranca upas khususnya untuk orang perhutani yang telah memberikan izin terkait acara tersebut lihat ini dampaknya seperti ini, hancur gak? Lihat dengan mata anda hancur gak?," ucap pria yang kerap disapa Uprit.
Supriatna merasa geram karena lahan hijau miliknya seketika menjadi penuh lumpur dan tak berbentuk. Dirinya mengaku perlu waktu lama untuk kembali menghijaukan lokasi tersebut.
Advertisement
Dalam video tersebut dijelaskan pula bahwa bunga rawa atau edelweis sulit ditanam dan langka ditemukan.
Menurut penuturanya, hanya ada dua lokasi bunga rawa ini tumbuh yaitu di Ranca Upas dan Ciharus Kamojang Garut.
"Dan lokasi ini meskipun banyak rumput biar anda paham udah saya tanam lagi saya kembangbiakkan di sini bunga rawa , bunga ini di dunia cuma ada di dua tempat. Termasuk di Indonesia cuma ada dua tempat Ranca Upas sama Danau Ciharus Kamojang Garut! Paham Gak? Lihat nih hancur! Lihat nih kalo gak percaya, lihat! Lihat nih tumbuh lagi gak? Susah! Menghijaukan lokasi ini juga kapan mau hijau lagi, lama butuh waktu," tegas Supriatna.
Penyebab dari rusaknya lahan miliknya disinyalir dari adanya event trail Ranca Upas dan mengundang banyak pemotor trail yang datang melewati lokasi miliknya.
"Biar semua paham dan mengerti. Bunga rawa atau edelweis rawa tumbuh di dua negara, termasuk Indonesia, di Indonesia pun hanya ada di rawa Ranca Upas sama Ciharus Kamojang Garut. saya ambil bunga dan saya lestarikan saya perbanyak dengan cara pengembang biakan dari tunas. semoga semua paham kenapa saya marah di acara event trail Ranca Upas," tulis keterangan unggahan.
Advertisement
Video amarah petani edelweis tersebut ramai diperbincangkan warganet di media sosial. Tidak sedikit yang mengecam penyelenggara acara karena merasa tidak peduli dengan kelestarian alam.
Berikut beberapa komentar warganet.
"Perhutani bertanggung jawab atas ini," tulis komentar @dhejhen3
"Ini bukan masalah uang tapi Masalah kehidupan dan melestarikan bunga itu Lama tumbuhnya😅.," komentar akun @yodakstau0
"itu salah satu bunga yang di lestarikan bunga rawa / edelws karena langka," komentar akun @soemini
"hanya tumbuh di 2 negara termasuk Indonesia.," tulis akun @Liscia21
"ya alllah kasian bapak ini udah berjuang udah memepertahankan tanaman langka begitu hancur beberapa detik ya allah sabar ya pak sehat selalu," komentar akun @arulkurniawan61
"ko bisa si panitia kasih izin ?? terus pas perizinan itu yang mengelola bunga itu pada kemana ?," tulis akun @ekanurs96
Advertisement
Video berdurasi 4 menit tersebut diunggah di akun Tiktok @mang_uprit_mangprang79 dan telah ditonton sebanyak 6 juta kali. Sampai saat ini ada 12 ribu lebih komentar dalam video itu.
Simak video selengkapnya.
@mang_uprit_mangprang79biar semua paham dan mengerti. bunga rawa atau edelweis rawa tumbuh di dua negara, termasuk Indonesia, di Indonesia pun hanya ada di rawa Ranca Upas sama Ciharus Kamojang Garut. saya ambil bunga dan saya lestarikan saya perbanyak dengan cara pengembang biakan dari tunas. semoga semua paham kenapa saya marah di acara event trail Ranca Upas
♬ suara asli - Uprit mangprang