Tujuh pria berhasil diamankan usai melakukan tindak penganiayaan terhadap anggota polisi di ruas Jalan Raya Tomohon, Matani 3, Sulawesi Utara.
Salah satunya berhasil diringkus dengan peluru menembus kedua kaki. Sosoknya pun banjir ungkapan kesal dari publik.
Berikut ulasan selengkapnya.
Advertisement
Bang Jago Aniaya Polisi
Tim Buser Polres Tomohon berhasil meringkus tujuh pria yang diduga melakukan tindak penganiayaan terhadap salah seorang anggota Polri. Salah satunya yakni sosok pelaku yang diketahui bernama Livan Clif Pangemanan atau LCP (41) alias Opo.
Kejadian berawal dari mobil yang dikendarai korban nyaris menyenggol kendaraan yang dikemudikan pelaku berinisial SM. Adu mulut tak terhindarkan hingga korban kemudian mampu mengendalikan suasana usai memberitahu jika yang bersangkutan adalah anggota polisi.
Namun tak berselang lama saat korban kembali melaju, sejumlah pelaku lantas mengadang di tengah perjalanan. Pelaku tersebut yakni LCP yang berboncengan dengan CT.
LCP turun dari motor hingga melempar batu yang mengenai pelipis korban. Alhasil, korban mendapat luka sobek. Pelaku seketika melarikan diri.
Advertisement
Tujuh Pria Berhasil Diringkus
Beruntung, korban langsung dilarikan ke RS Bethesda Tomohon dan mendapatkan perawatan. Beberapa saat kemudian, Tim Buser Polres Tomohon yang seketika menerima laporan atas insiden tersebut langsung mendatangi TKP. Proses pemeriksaan sekaligus penangkapan tersebut dilakukan saat sejumlah pelaku tengah berpesta miras.
Tak banyak memberikan perlawanan, enam pelaku langsung diringkus petugas. Keenam pelaku tersebut dibawa ke kantor polisi lengkap disertai dengan sejumlah barang bukti.
"Enam terduga pelaku yakni RK (22), CT (20), JL (22), M (37), BK (43), dan SM (39) ditangkap sekitar tiga jam usai kejadian, di wilayah Kecamatan Tomohon Utara," ungkap Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Jules Abraham Abast di Manado, demikian dikutip dari Antara.
Advertisement
Bang Jago Kakinya Bolong
Sementara enam pelaku tak banyak memberikan reaksi, LCP justru diketahui melakukan perlawanan. Saat hendak diringkus, LCP justru melarikan diri.
Buntutnya, petugas terpaksa memberi tindakan tegas. LCP terkena tembakan petugas pada bagian betis di kedua kaki.
Selanjutnya, LCP pun dapat dibekuk dan diamankan petugas ke Mapolres Tomohon. Ketujuh pelaku pun lantas bakal mengikuti proses lebih lanjut.
"Kasus ini dalam penanganan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Tomohon," ungkap Abast.
Advertisement
Banjir Tanggapan Kesal
Sosok LCP yang mendapat tindakan tegas dari petugas berupa tembakan di kedua kaki tersebut diketahui merupakan residivis kasus pembunuhan di kawasan Tomohon hingga Bitung.
Saat publik mendapati sosoknya terdiam di kursi dorong dengan luka tembak pada kedua kaki, seketika kekesalan memuncak. Publik banyak menyematkan hujatan hingga tanggapan emosional.
"Kesel kalo ketemu manusia sok preman begini," tulis akun @eghaa14
"Kurang dikasih eye shadow biru itu," tulis akun @putri.ufaira
"Aduh baik sekali suntiknya dibetis, suntik di tulang paha aja," tulis akun @dilanrashoed
"Mantap hadiahnya sepasang kanan kiri," tulis akun @ripto_w