Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno meninggalkan banyak sejarah. Mulai dari perjuangannya untuk bangsa hingga kisah kehidupannya. Berbagai foto lawas sang proklamator pun banyak beredar di media sosial.
Seperti potret lawas Soekarno bersama Sultan Hamengkubuwono IX. Foto tersebut diambil saat Bung Karno memberikan pangkat bintang 4 ke Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta yang pertama ini.
Lantas bagaimana potret lawas Soekarno saat berikan pangkat bintang 4 ke Sultan Hamengkubuwono IX? Melansir dari akun Instagram arsip_indonesia, Kamis (2/2), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Potret lawas Presiden Soekarno kembali beredar di media sosial. Tidak sendiri, terlihat Bung Karno bersama dengan Sultan Hamengkubuwono IX. Dijelaskan, foto tersebut diambil saat Soekarno memberikan pangkat Jenderal kepada sang Sultan.
"Presiden Sukarno memberikan pangkat bintang empat atau Jenderal kepada Sultan Hamengkubuwono IX (27 Januari 1960)," tulisnya dalam keterangan foto.
"Sumber: Algemeen Nederlands Persbureau," tulis keterangan.
Advertisement
Foto lawas Soekarno dengan Sultan Hamengkubuwono IX sukses mencuri perhatian. Berbagai komentar pun terlihat dalam unggahan tersebut."Kebangganku❤🇲🇨🙏🏽," tulis akun jokowar******."Prasasti yg menuliskan pangkat jenderal nya Ngarso Dalem bisa dilihat di pintu masuk kebun binatang Gembiraloka Yogya," tulis akun roni****."Sultan hb ix adalah sedikit dari orang sipil yang berperan besar di kemiliteran. Relasinya dengan para elite military saat itu sangat bagus. Peranan beliau yang sangat pro republik selama perang kemerdekaan membuatnya sangat dihormati," tulis akun suk****."Beliau layak mendapatkankannya....🙏," tulis akun muhyidin******."kagum dgn dua negarawan sejati ini,Al Fatihah,,,🥺😢," tulis akun nurhadi******.
Advertisement
Sultan Hamengkubuwono IX lahir dengan nama Gusti Raden Mas Dorodjatun. Sultan Yogyakarta kesembilan ini adalah Gubernur DIY yang pertama. Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Indonesia kelima pada periode 6 September 1950–27 April 1951 di era Presiden Soekarno. Saat itu, Perdana Menteri Indonesia diduduki oleh Mohammad Natsir.Sultan juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan dan Industri Indonesia pertama pada periode 25 Juli 1966–29 Maret 1973 di Era Presiden Soeharto.Sultan pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia kedua pada tahun 1973-1978. Ia saat itu menggantikan Mohammad Hatta, sebelum akhirnya digantikan oleh Adam Malik.Hamengkubuwana IX juga merupakan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang pertama dan dikenal sebagai Bapak Pramuka Indonesia.