Potret Rumah Mewah nan Megah Milik Jusuf Kalla, Ternyata Dalamnya Hanya Dua Kamar

Meskipun mewah, rumah milik Jusuf Kalla ternyata hanya mempunyai 2 kamar.

Muhammad Farih Fanani
Oleh Muhammad Farih Fanani - Reporter
Potret Rumah Mewah nan Megah Milik Jusuf Kalla, Ternyata Dalamnya Hanya Dua Kamar
Potret Rumah Mewah nan Megah Milik Jusuf Kalla, Ternyata Dalamnya Hanya Dua Kamar. ©2022 Merdeka.com/youtube.com/RGTVchannelID

Wakil Presiden ke-10, Jusuf Kalla baru-baru ini memperlihatkan kondisi rumahnya yang mewah dan megah. Meskipun mewah, rumah milik Kalla ternyata hanya mempunyai 2 kamar.

Sebuah video yang diunggah oleh channel Youtube RGTV channel ID memperlihatkan sosok Rocky Gerung yang berkunjung ke rumah Kalla.

Mereka tampak berada di ruang kerja Kalla yang dipenuhi buku-buku berjejer rapi. Berikut ini ulasannya.

Tinggal di rumah mewah dan megah, Kalla baru-baru ini mendapatkan sorotan dari publik. Ia memperlihatkan potret rumahnya kepada Rocky Gerung yang saat itu datang berkunjung.

Rumah mewah Kalla berdiri dengan tembok yang berwarna putih polos. Selain itu, di sekeliling rumahnya terdapat taman luas penuh dengan rumput dan pepohonan hijau.

Jusuf Kalla sebagai seorang politikus yang juga pembaca buku ulung terlihat sedang memperlihatkan ruang kerjanya.

Di dalam ruang kerja Kalla, terdapat ratusan bahkan ribuan buku yang berjejer rapi di raknya. Buku-buku tersebut merupakan koleksi Kalla.

"Buku apa saja, cari!" ujar Jusuf Kalla

Meskipun terlihat sangat megah dan mewah, rumah Kalla tidaklah seperti rumah-rumah pada umumnya yang memiliki banyak ruangan untuk kamar tidur

Dalam video wawancara tersebut, Rocky mengatakan, bahwa rumah Kalla hanya memiliki dua kamar saja. 

"Saya selalu tertarik masuk rumah ini. Ini rumah sederhana sebetulnya. Hanya dua kamar. Dan dalam dua kamar itu, ada sejarah panjang," ujar Rocky.

Selain buku yang berjejer rapi, dalam ruangan kerja Kalla ada sederet penghargaan yang ia dapatkan.

Ia mendapatkan penghargaan tersebut dari berbagai organisasi dan negara. Semuanya disimpan di sebuah lemari kaca yang cukup besar.

"Ada Kamboja, ada terakhir dari Jepang, dan honoris causa. Tapi yang doktor honoris causa 14," ujar Kalla.

Rekomendasi