Momen membanggakan dirasakan oleh 68 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas di Istana Negara saat peringatan HUT Kemerdekaan ke-77 RI saat berkesempatan bertemu Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa di Subden Merdeka Barat Denma Mabes TNI.
Acara ini dilaksanakan atas undangan langsung Panglima TNI sebelum melepas pasukan kembali ke daerah masing-masing.
Panglima TNI menyempatkan berdialog dengan beberapa Paskibraka yang hadir. Namun ada satu anggota Paskibraka yang menarik perhatian Sang Jenderal, yaitu Ayumi Sasaki.
Gadis keturunan Jepang ini ternyata bercita-cita untuk bergabung sebagai anggota TNI. Melansir dari Youtube Jenderal TNI Andika Perkasa, Senin (17/10) berikut ulasan selengkapnya.
Advertisement
Undangan Panglima TNI untuk Paskibraka Pancasila Tangguh
Panglima TNI mengundang 68 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari 34 Provinsi berbeda yang bertugas di Istana Negara saat peringatan HUT Kemerdekaan ke-77 RI.
Acara ini bertujuan untuk mengapresiasi para anggota Tim Paskibraka yang bernama Pancasila Tangguh karena berhasil menjalankan tugas mereka selama upacara pengibaran dan penurunan bendera.
Pada kesempatan tersebut Panglima TNI sempat berbincang-bincang dengan beberapa anggota Paskibraka terkait perasaan menjadi seorang Paskibraka Nasional dan cita-cita para Paskibraka.
Beberapa di antaranya sempat bercerita akan cita-cita mereka menjadi anggota Polri dan juga TNI.
Advertisement
Dialog Panglima TNI Dengan Ayumi Sasaki, Gadis Blasteran Jepang
Panglima TNI sempat berbincang dengan tiga orang anggota Paskibraka dari daerah yang berbeda. Video yang diunggah oleh akun Jenderal TNI Andika Perkasa memperlihatkan saat Andika sempat bertanya-tanya kepada Putri (Banten), Anita (Kalimantan Barat), dan Ayumi Sasaki (Jawa Timur).
Andika sempat tertarik dengan salah seorang anggota Paskibraka bernama Ayumi Sasaki. Nama Ayumi Sasaki terkesan tidak terdengar seperti nama orang Indonesia, namun gadis asal Banyuwangi ini membuat Panglima TNI penasaran dengan dirinya.
Ayumi Sasaki bertugas menjadi pembawa baki di upacara penurunan bendera, HUT RI ke-77 di Istana Negara. Diketahui darah Jepang berasal dari Ayahnya yang telah 6 tahun meninggal dunia. Sedangkan ibu kandungnya berasal dari Banyuwangi.
Ayumi juga menceritakan bahwa dirinya pun belum sempat berkunjung ke Jepang, hingga Jenderal Andika menyarankan untuk mencari sanak keluarganya yang berada di Jepang.
Advertisement
Bercita-cita Menjadi Taruna Akmil
Gadis blasteran Jepang ini ternyata memendam hasrat untuk menjadi anggota TNI. Saat ditanya oleh Andika Perkasa, dirinya mengatakan bahwa ingin masuk ke Akmil.
"Ingin jadi apa Ayumi?" tanya Panglima TNI.
"Siap Taruna Akmil," jawab Ayumi dengan tegas.
Keinginan Ayumi untuk menjadi Taruna Akmil membuat Jenderal Andika ingin mengetahui lebih jauh akan cita-citanya.
"Itu cita cita sejak sebelum ke sini atau setelah di sini?" tanya Panglima TNI.
"Siap sebelum di sini," tanggap Ayumi kepada Andika.
Harapan Ayumi untuk menjadi Taruna Akmil mendapat dukungan dari Panglima TNI. Dirinya mendukung penuh Ayumi dan harus mempersiapkan diri untuk bergabung di Akmil.
Advertisement