Ada beragam jalan untuk mencapai kesuksesan. Namun, salah satu sifat yang selalu melekat pada orang-orang sukses adalah kegigihan. Hal itu sama seperti yang dilakukan oleh pengusaha cantik satu ini bernama Catherine Bunardi.
Berhasil menemukan peluang bisnis besar saat bekerja sebagai Sales Promotion Girl (SPG), Catherine kini sukses membangun bisnisnya di bidang fashion. Ia bahkan sudah memiliki lebih dari 300 karyawan. Simak ulasannya:
Advertisement
Kisah Pengusaha Sukses
Melalui video di kanal Youtube CapCapung, Catherine menceritakan bagaimana awal mula ia dan sang suami merintis bisnis di bidang pakaian yang diberi nama My Fashion Grosir (MFG). Catherine mengungkapkan, pertama kali ia terpikirkan untuk mencoba bisnis di bidang fashion ialah saat dirinya bekerja paruh waktu sebagai SPG.
Pada saat itu, Catherine menyebut jika lingkungan di sekitar tempat kuliah dan kerjanya kebanyakan dipenuhi oleh perempuan. Di situlah ia kemudian memanfaatkan hal tersebut untuk mencoba peruntungan di bidang bisnis pakaian.
"Awalnya saya mahasiswa biasa kuliah di salah satu universitas swasta di Jakarta. Jadi semasa kuliah itu saya juga parttime kerja sebagai SPG. Nah mulai dari situ temen-temen di kampus banyak cewek kan di lingkungan kerja SPG juga banyak cewek terus kepikiran, nah di semester akhir baru mulai bisnis baju," kata Catherine.
Advertisement
Awal Mulai Berjualan Pakaian
Catherine bercerita, awal mula ia memulai bisnisnya tersebut dengan menggunakan uang tabungan bersama sebesar Rp2 juta. Uang tersebut ia gunakan untuk membeli barang di Tanah Abang dan kemudian menjualnya kembali ke teman-temannya di kampus maupun di tempat kerja. "Awalnya itu juga support pacar yang sekarang jadi suami kita mulai sama-sama, dari tabungan sama-sama. Dari modal Rp2 juta mulai ambil barang di Tanah Abang saya pasarin ke grup SPG ke temen kampus. Awal mulanya sebenarnya dari situ," ungkapnya.
Setelah melihat peluang yang cukup menjanjikan, Catherine dan suaminya pun kemudian memberanikan diri untuk mencoba memproduksi sendiri pakaian yang akan dijual. Mengaku sempat hampir bangkrut, Catherine dan suaminya berhasil bangkit dan kembali menjalankan bisnisnya itu.Saat ini, Catherine sudah memiliki empat micro service dalam bisnisnya itu. Mulai dari dropship, haul sale, custom, dan juga textile guna menyediakan bahan material untuk fashion brand lain.
Advertisement
Punya Ratusan Karyawan
Setelah 10 tahun berjalan, bisnis fashion dengan brand MFG itupun semakin sukses. Saat ini, Catherine bahkan disebut sudah memiliki karyawan lebih dari 300 orang yang membantu bisnisnya tetap berjalan."Karyawan internal sekitar 30 sampai 40 orang untuk penjahit ada sekitar 300 penjahit," kata Catherine.
Memiliki ratusan karyawan, Catherine berharap pegawainya bisa belajar dari bisnis yang dijalankan olehnya itu. Ia juga mengaku ingin melahirkan calon-calon pengusaha baru yang nantinya bisa membuka lapangan pekerjaan lain untuk banyak orang. "Kalau dari aku sendiri mau melatih semua karyawan ini menjadi intrapreneur, jadi bukan hanya bekerja untuk mendapatkan uang. Tapi kita juga melatih bagaimana mereka berpikir dan bekerja. Jadi saat nanti mereka sudah enggak di MFG ya mereka bisa membangun usahanya sendiri dan membentuk lapangan pekerjaan baru di bisnis mereka nantinya," pungkasnya.