Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kerap kali tampil dengan topi lusuhnya. Padahal topi ikon khas PUPR tersebut telah pudar warnanya.
Perwira polisi ajudan Basuki, AKP Giyanto tak jarang menerima teguran. Tetapi Pak Bas, sapaan akrab Basuki tetap tak mau ganti dan selalu mengenakannya saat bertugas di lapangan.
Lantas, apa alasan Pak Bas tetap setia dan menyukai topi lusuhnya?
Simak kisah Pak Bas dan video selengkapnya berikut ini dilansir dari kanal YouTube Sekretariat Kabinet RI, Selasa (5/4).
Advertisement
Kesederhanaan dan kocaknya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mungkin sudah menjadi ciri khas yang melekat selama ini. Bahkan penampilannya yang selalu mengenakan topi lusuh kerap jadi sorotan.
Meski sudah memiliki jabatan mentereng, tak membuat Pak Bas terbuai untuk mengenakan barang serba mahal dan baru. Bahkan topi biru ikon PUPR kebanggaannya itu pun telah lusuh dan pudar termakan usia.
Siapa sangka, rupanya Pak Bas sengaja menyimpan topi lusuhnya itu sebagai bekal pensiun kelak. Yang sudah lima tahun setia menemani Pak Bas selama bertugas sebagai Menteri PUPR.
"Topi ikonik itu memang berharga buat saya. Besok kalau saya pensiun mau saya lelang buat sangu pensiun. Karena itu memang 5 tahun saya pakai menemani saya membangun bendungan, membangun jalan tol, jembatan gantung. Selalu saya pakai," kata Pak Bas dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Kabinet RI.
Advertisement
Hingga ada peristiwa tak terduga yang membuat Pak Bas dan istri tercinta, Kartika Nurani bertengkar. Hanya karena topi ikonik PUPR itu.
Sang istri seakan malu dengan pandangan orang sekitar. Kartika khawatir jika dianggap sebagai istri tidak memperhatikan penampilan suami dengan topi lusuh.
"Tapi dengan topi itu juga saya sering bertengkar sama istri saya. Karena sudah sangat apa ya namanya, mbeler gitu. Istri saya bilang, 'Ngapain pakai kayak gitu, kan dikira istrinya enggak ngurusin'," cerita Pak Bas.
Advertisement
Tak berhenti di situ, bahkan Pak Bas mengaku sempat marah dengan istrinya. Lantaran saat hendak berangkat bekerja, justru topi lusuh kesayangannya sengaja disembunyikan.
Pak Bas merasa sudah begitu nyaman dengan topi tersebut. Sehingga tak ingat menanggalkannya dengan yang terbaru.
"Jadi saya pernah sekali mau berangkat ke lapangan, saya nyari topi. Diumpetke (disembunyikan) sama istri saya. Saya marah besar. Karena itu sudah nyaman pakai itu," ujarnya.
Advertisement
Popularitas mantan Inspektur Jenderal Kementerian di kalangan masyarakat mungkin sudah tak diragukan lagi. Hingga video penggalan yang diunggah oleh akun Instagram @kemenpupr tentang pengakuan Pak Bas, lantas ramai dikomentari warganet.
Tak sedikit netizen yang mengaku fans berat beliau. Bahkan tak segan untuk ikut lelangnya kelak. Rupanya mereka juga mengidolakan topi lusuhnya Pak Bas juga.
"Kalo udah nyaman emang susah untuk melepaskan 😂," tulis akun @mirzammuhammad.
"Iya pak kalo udah nyaman memang ssh digantikan, 😂😂pasti banyak yg mau topi pak bas," komentar akun @hariannie.
"Ga bakal mampu beli saya ak, bapak kasih aja sm saya, saya rawat bae bae pak, plisssssss.. Saya dan Suami penggemar berat bapak, suami saya udah dpt fto sama bapak ketika berkunjung ke Kota Sintang Kalimantan Barat," tulis akun @ulisiagiansianturi.
"Saya sebagai penggemar berat bapak sangat menginginkan topinya. Sehat selalu bapak dan terimakasih telah bekerja dengan baik untuk Indonesia tercinta ini.🙏🙏," tulis akun @mr.regar9.
"Saya mau ikutan lelang Pak Menteri. Ingat topi Bapak, aaya ingat Bapak saya almarhum yg juga pegawai (rendahan) di PU Kab Inhu Riau saat 1971-1980, juga pakai topi kuning yg ada lambang PU nya," tukas akun @jenri.panjaitan.
"Mau saya pak topinya..tp jangan tinggi2 yo pak..lha saya lohh..wong cilik 😅😅😅," komentar akun @wiwiek.andriyani2312.
Advertisement
Kecintaan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono terhadap topi lusuhnya sungguh luar biasa. Ia sempat cek-cok dengan istri, lantaran tak mau ganti.
Berikut videonya.