Tempat Pemakaman Umum (TPU) sejatinya menjadi tempat peristirahatan terakhir manusia. Di tempat ini pula, banyak doa dipanjatkan kepada orang terkasih yang telah berpulang.
Biasanya, ada jarak tertentu antara satu makam dengan lainnya. Hal ini agar memungkinkan para peziarah dapat berjalan dengan leluasa tanpa menginjak makam sebagai tanda penghormatan.
Namun, berbeda dengan situasi pada TPU berikut ini. Tak ada jarak hingga membuat peziarah merasa kewalahan untuk berjalan. Berikut ulasan selengkapnya,
Advertisement
Viral TPU Penuh
Beberapa waktu lalu, akun Instagram @mimihits mengunggah sebuah video. Unggahan berdurasi pendek tersebut menampilkan sejumlah orang yang tengah berjalan di area pemakaman umum.
Beberapa pria tersebut tengah mengangkat tandu jenazah. Diduga, sejumlah peziarah tersebut hendak mengantarkan jenazah menuju ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Keranda berwarna hijau gelap itu pun dijunjung dan melaju di atas banyak makam. Namun, ada hal lain saat momen tersebut tengah berlangsung. Salah satunya ialah mengenai kondisi TPU.
Advertisement
Tak Ada Ruang Berjalan
Tak selayaknya area pemakaman umumnya, TPU yang satu ini pun nampak penuh sesak. Tak ada jarak antara satu makam dengan yang lainnya.
Alhasil, situasi ini menyebabkan para peziarah seolah merasa kesulitan saat berjalan. Bahkan, beberapa pria pengantar jenazah dalam video tersebut terpaksa menginjak beberapa makam untuk sekadar menuju ke lokasi penguburan.
"Terlalu padat makamnya, tak ada ruang untuk berjalan. Husnul khatimah untuk almarhum/almarhumah," dikutip dari keterangan video.
Advertisement
Jadi Perhatian hingga Colek Pemda
TPU yang belum diketahui lokasinya tersebut pun sontak ramai menjadi sorotan. Tak sedikit yang lantas merasa iba dengan kondisi area pemakaman hingga meminta untuk segera ditangani pemerintah daerah setempat.
"Rapet banget makamnya," tanggapan akun @danang0588
"Harus di segerakan lokasi baru, udah penuh itu," tanggapan akun @hapehapegood
"Sampai injek-injek makam lainnya saking padatnya kuburan," tanggapan akun @prabusengkologeni
"Pemda setempat harus beli lokasi baru, biar gak tumpang tindih jenazah, MasyaAllah terlalu rapet ituh," tanggapan akun @sadrinamalakiano
Video
Berikut video selengkapnya,