KSAD Jenderal Andika Perkasa ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Calon Panglima TNI. Jenderal Andika akan menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang memasuki masa pensiun.
Surat Presiden (surpres) terkait Panglima TNI telah diserahkan ke DPR. Surpres dikirim oleh Mensesneg Pratikno dan diterima oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani.
"Presiden telah menyampaikan Surat Presiden mengenai usulan calon Panglima TNI kepada DPR RI atas nama Jenderal TNI Andika Perkasa," kata Puan, Rabu (3/11).
Jenderal Andika berasal bukan dari keluarga sembarangan. Ayah mertuanya adalah mantan petinggi TNI.
Sosok sang ayah mertua begitu terkenal di dunia intelijen. Ini sosoknya sang jenderal intel.
Advertisement
Tokoh Militer Indonesia
Jenderal Andika yang menjabat KASAD mulai sejak akhir 2018 lalu, memiliki seorang istri cantik bernama Diah Erwiany atau lebih dikenal dengan Hetty Perkasa. Sang istri adalah putri dari tokoh penting dalam dunia militer Indonesia, yaitu Jenderal (Purn) A.M. Hendropriyono.
Dilansir dari website resminya, hendropriyono.id, A.M. Hendropriyono adalah Jenderal TNI Purnawirawan, yang lahir di Yogyakarta Mei 1945 silam. Dilihat dari rekam jejak pendidikannya, mertua KASAD ini sangat aktif di dunia militer. Dari mengenyam pendidikan di AKMIL Magelang tahun 1967, hingga bersekolah di United States Army General Staff College di Fort Leavenworth, Amerika Serikat pada tahun 1980.
Hendropriyono dikenal sebagai sosok yang mahir dalam bidang kemiliteran. Bahkan, pernah berprestasi di KSA-VI Lemhannas (Lembaga Ketahanan Nasional) di Jakarta tahun 1996 dan mendapat prestasi tertinggi. Dalam berkarier pun, Hendropriyono juga tak main-main.
Advertisement
Mantan Kepala BIN
Bahkan, di pemerintahan pun, Hendropriyono juga berprestasi. Pria kelahiran Yogyakarta ini pernah menjabat sebagai Sekretaris Pengendalian Operasional Pembangunan Republik Indonesia, Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan, dan Menteri Tenaga Kerja.
Tak sampai di situ, dengan kepiawaiannya di bidang intelijen Hendropriyono pernah diangkat menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Advertisement
Guru Besar Filsafat Intelijen
Tidak hanya mengenyam pendidikan militer, Hendropriyono ternyata juga mengenyam pendidikan formal lain. Ia bahkan menerima gelar doktor filsafat dari Universitas Gajah Mada tahun 2009, dan dikukuhkan menjadi guru besar Filsafat Intelijen.
Selain itu, Hendropriyono juga diketahui mengenyam pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi/Lembaga Administrasi Negara (STIA/ LAN), sarjana hukum lulusan Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM), sarjana ekonomi dari Universitas Terbuka Jakarta, sarjana teknik industri Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) Cimahi Bandung dan program pascasarjana bidang hukum di STHM.
Advertisement
Raih Banyak Penghargaan
Dengan segala prestasinya, mertua KASAD Jenderal Andika Perkasa ini mendapatkan banyak penghargaan. Baik penghargaan dalam dunia militer dan lainnya. Seperti, Bintang Mahaputera Indonesia Adipradana, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya-prestasi, Bintang Bhayangkara Utama, Bintang Yudha Dharma, Bintang Dharma, Satya Lencana Bhakti untuk luka-luka di medan pertempuran.