Harta bukan segalanya. Keluarga justru kunci kebahagiaan yang sejati dalam hidup ini.
Namun, hal itu seolah tak disadari oleh ZYM. Wanita asal Muna, Sulawesi Tenggara tersebut justru nekat menggadaikan sang putri demi harta.
Aksi bejatnya tersebut segera diketahui setelah sang putri berani melapor. Seperti apa aksi wanita itu? Berikut ulasannya, melansir dari kanal YouTube Liputan 6 SCTV, Kamis (30/9).
Advertisement
Paksa Anak Jadi Tumbal
Miris, seorang gadis berusia 16 tahun menjadi korban aksi bejat ibu kandungnya. Tak berpikir panjang, ZYM rela melepas sang putri kepada seorang lelaki hidung belang.
Hal itu diduga sebagai syarat ritual yang dilancarkan sang ibunda untuk lekas mendapatkan harta berlimpah.
"Seorang ibu diduga menjual anak perempuannya kepada pria hidung belang untuk ritual cepat kaya," dikutip dari keterangan video.
Advertisement
Percepat Proses Ritual
Kasat Reskrim Polres Muna Iptu Hamka menuturkan, ritual tersebut memberikan syarat bagi pelaku untuk menambah perempuan lain. Sebelumnya, sang ibu sendiri juga nekat berhubungan badan dengan pria hidung belang sebagai syarat ritual.
Tak banyak pilihan, sang ibu lalu nekat memaksa putrinya untuk menjadi perempuan selanjutnya demi kelancaran ritual. Jika tidak menuruti perintah, sang ibu mengusir putrinya dari rumah.
"Untuk mempercepat prosesnya ini, harus ada dengan atau tambahan perempuan lain. Sehingga dia selalu mendorong anaknya, memaksa anaknya sekalipun anaknya itu tidak mau," terang Iptu Hamka.
"Bahkan mengusir dari rumahnya jika tidak mengikuti apa yang sudah disampaikan ibunya," sambungnya.
Advertisement
Dilaporkan Anak
Aksi nekat ZYM tak berlangsung lama. Perbuatannya diketahui setelah sang putri memberanikan diri melapor.
Hal itu berawal dari sang putri yang melaporkan tindakan ibu kandungnya kepada sang ayah setelah beberapa kali mengalami tindak pencabulan.
Tak berselang lama, hal itu lantas dilaporkan ke pihak berwajib. Sang ibu lantas ditangkap. Namun, hingga kini Polres Muna masih memburu sang pria hidung belang yang membuka praktik ritual tersebut.