Tak ada yang bisa menandingi pengorbanan setiap ayah bagi putra putrinya. Rasa lelah bakal ditepis demi buah hati.
Sneman, lansia asal Desa Tempuran, Pasrepan, Pasuruan, Jawa Timur ini rela berjalan kaki berpuluh-puluh kilometer saat berkeliling menjajakan pisang. Semua hal itu dilakoninya demi kuota internet agar anaknya mampu menimba ilmu.
Kresek hitam berisikan sarung menjadi teman perjalanan Sneman membelah Kota Pasuruan. Simak ulasan selengkapnya berikut ini, dilansir dari kanal YouTube Wartabromo TV, Kamis (12/8/21).
Advertisement
Puluhan kilometer menjadi jalan panjang bagi Sneman untuk mencari nafkah bagi keluarga. Dari tempat tinggalnya, Sneman tak menggunakan kendaraan untuk mengadu nasib di jalanan. Ia rela berjalan kaki seorang diri sembari memikul pisang.
"Enggak naik apa-apa. Berjalan kaki," ucapnya.
Segala pekerjaan bakal dijalani Sneman untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Sebelumnya, Sneman yang bekerja menjadi kuli angkut terpaksa harus berhenti lantaran kian sepi. Alhasil, ia menjual pisang hingga umbi-umbian hingga menempuh jarak yang jauh dari tempat tinggal.
"Kadang saya bawa pisang, umbi-umbian. Kadang ke Purwosari, ke Kejayan," terangnya.
Advertisement
Perjuangan Sneman untuk menjajakan pisang tak bisa diremehkan. Sedari subuh, Sneman seketika memberanikan diri, mulai menyusuri jalanan, berharap bertemu para pembeli.
Perjuangan panjangnya tak serta-merta melupakan Yang Maha Kuasa. Kresek hitam berisi sarung sebagai alat ibadah menjadi teman perjalanannya.
"Ini sarung buat salat. Dari tadi subuh (berangkat)" ungkapnya.
Advertisement
Ujung dari perjuangan Sneman sedari pagi buta itu demi menafkahi sang buah hati. Kondisi pandemi Covid-19 yang mengharuskan para siswa belajar jarak jauh membuat sang buah hati membutuhkan kuota internet.
"Ya dapat sedikit-sedikit buat uang anak sekolah. Cari uang jajan sama untuk apa itu buat beli paketan (internet)" ceritanya.
Sneman dengan sekuat tenaga pun berusaha memenuhi kebutuhan pendidikan sang buah hati sembari berharap kehidupan yang dijalani bakal menjadi lebih baik.